PERANAP, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler Universitas Riau yang bertugas di Desa Katipo Pura, Kecamatan Peranap, Indragiri Hulu berhasil melaksanakan penyuluhan bertema lingkungan.
Melalui program Penyuluhan dan Praktik langsung yang bertemakan "Tangan Jangan Risih Untuk Lingkungan yang Bersih, Ecobrik dan Mading" mahasiswa Kukerta berhasil meningkatkan minat menjaga kebersihan lingkungan siswa SDN 015 Katipo Pura, Senin (5/8/2024).
Noval kurniawan, selaku ketua dari kelompok Kukerta ini, mengungkapkan bahwa ide pembuatan kegiatan edukatif ini muncul dari keprihatinan mereka terhadap rendahnya minat siswa terhadap perawatan dan penjagaan kebersihan lingkungan.
"Kami ingin membuktikan bahwa peduli lingkungan bisa sangat menyenangkan jika dikemas dengan cara yang kreatif," ujarnya.
Berbagai permainan edukatif yang diterapkan oleh mahasiswa KUKERTA, seperti penyuluhan lingkungan, ecobrik, dan pengenalan mading lingkungan, berhasil memikat hati siswa SDN 015 Katipo Pura.
Salah satu siswa SDN 015 Katipo Pura kelas VI , mengaku sangat senang dengan kegiatan edukatif yang dibuat oleh kakak-kakak KUKERTA.
"Kegiatan terasa seru dengan jargon dan ice breaking sederhana dari kakak- kakak KKN, dan kegiatan mewarnai tong sampah sangat terasa menyenangkan, dan penyuluhan yang di lakukan sangat menarik," ujarnya.
Sekolah sangat mengapresiasi kontribusi mahasiswa KUKERTA dalam meningkatkan minat siswa dalam menjaga lingkungan termasuk Kepala Sekolah SDN 015 Katipo Pura Aprizal SPd yang berterima kasih atas inisiatif mahasiswa dalam meningkatkan minat peduli lingkungan di sekolah.
Dr Zulkifli SPi MSi selaku Dosen Pembimbing Lapangan juga memberikan dukungan penuh untuk program ini, menilai bahwa program ini dapat meningkatkan minat siswa dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Keberhasilan program KUKERTA ini tidak hanya sebatas meningkatkan kepedulian siswa dalam jangka pendek, tetapi juga menanamkan benih kecintaan pada lingkungan sejak dini.
Inovasi yang diterapkan oleh mahasiswa KUKERTA ini membuktikan bahwa dengan pendekatan yang kreatif dan menyenangkan, menjaga kelestarian lingkungan dapat menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi siswa. pada kelas VI.
Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya menguji pengetahuan siswa, tetapi juga melatih keterampilan dan kreatifitas siswa.
Abdul, salah satu siswa SDN 015 Katipo Pura mengaku sangat senang dengan kegiatan edukatif yang dibuat oleh kakak-kakak KUKERTA.
"Belajar jadi lebih seru dengan kegiatan sederhana melukis di tong sampah dari kakak- kakak KKN, dan saya merasa lebih bersemangat untuk belajar kelestarian lingkungan," ujarnya.
Inovasi yang diterapkan oleh mahasiswa KUKERTA ini membuktikan bahwa dengan pendekatan yang kreatif dan menyenangkan seperti melukis bersama-sama, membuat pembelajaran kelestarian lingkungan dapat menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi siswa.
Lebih jauh lagi, keberhasilan ini menginspirasi para pendidik untuk terus berinovasi dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan engaging.
Semoga program serupa dapat terus dilakukan di berbagai daerah, sehingga semakin banyak siswa yang mendapatkan kesempatan untuk belajar dengan cara yang menyenangkan dan efektif. ***