Tim Kukerta Unri Pelopori Penanaman Tanaman Obat Keluarga di Kelurahan Binawidya

Ruslan
1.182 view
Tim Kukerta Unri Pelopori Penanaman Tanaman Obat Keluarga di Kelurahan Binawidya
Foto: Ist
Tanaman obat keluarga (Toga).

BINAWIDYA, datariau.com - Peningkatan angka kasus pandemi kian hari kian melonjak. Asupan makanan sehat dan vitamin semakin diburu oleh masyarakat sehingga membuat ketersediaan makanan mulai menipis.

Produksi dan pengolahan vitamin yang memakan waktu yang lama serta harga yang yang meroket membuat kebutuhan masyarakat akan obat meningkat. Akibatnya, warga membutuhkan alternatif terkait obat herbal yang bisa ditemui dengan mudah disekitarnya.

Selain itu, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan terutama dikala pandemi juga menjadi suatu persoalan yang dihadapi.

Menanggapi kondisi tersebut, ditemukanlah solusi berupa pembibitan dan penanaman tanaman obat keluarga (TOGA).

Penanaman ini bertujuan memberikan edukasi dikalangan masyarakat terkait asupan atau obat herbal yang baik dikonsumsi dikala pandemi yang melanda seperti sekarang ini.

Selain itu, dalam rangka mengembangkan potensi di kelurahan Binawidya, kelompok kuliah kerja nyata (Kukerta) Universitas Riau (UNRI) 2021 mengadakan pembibitan dan penanaman tanaman obat keluarga.

Penanaman ini bertujuan untuk Pembibitan tanaman dilakukan dengan alat dan bahan seadanya. Tanaman jamu tersebut meliputi temulawak, jahe, kunyit, dan serai turut ditanam.

Sulitnya menemukan toga dipekarangan rumah warga membuat tim kukerta tak patah arang. Selain pembibitan, pembelian juga dilakukan.

Tanaman tersebut yakni binahong, kunyit hitam, siwak, bidara serta kumis kucing.

Selain sebagai tanaman penghias, toga juga bisa dikonsumsi untuk meningkkan imun dan kekebelan tubuh. Tentu saja dengan pengolahan yang tepat.

Pembuatan tanaman toga bukan tanpa alasan. Pemanfaatan lahan kosong disekitar kantor kelurahan serta kurangnya kesadaran warga setempat dalam menjaga kesehatan membuat tim kukerta mencari solusinya.

Membangun kerjasama dengan pihak kelurahan serta saran dari dosen pembimbing lapangan (DPL) terkait penanaman toga menjadi solusi untuk diwujudkan.

Tim kukerta dipandu oleh Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dr. Sri Endang Kornita S.E M.Si sebagai DPL.

Pelaksanaan kukerta diadakan di kelurahan Binawidya, yang merupakan kelurahan yang berada di kota Pekanbaru dengan jumlah warga 16.227 jiwa.

Kelurahan ini memiliki kawasan hutan, perkebunan, kawasan perdagangan dan industri rumah tangga. Kegiatan kuliah kerja nyata ini menghabiskan waktu selama empat puluh hari.dimulai tanggal 2 Juni hingga 11 Juli 2021.

Harapannya dengan adanya gerakan penanaman toga, dapat diperluas dan dilakukan pembibitan sekitar pekarangan rumah warga. Tentunya kegiatan ini tak lepas dari campur tangan pihak kelurahan untuk mensosialisasikannya kepada penduduk setempat.

Tak hanya itu, edukasi terkait manfaat penanaman juga dapat dilakukan oleh pihak kelurahan kepada masyarakat di kelurahan Binawidya. (ril)

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)