SMK PGRI Pekanbaru Gandeng Axioo Ciptakan Siswa Siap Kerja

2.628 view
SMK PGRI Pekanbaru Gandeng Axioo Ciptakan Siswa Siap Kerja
Manajemen Axioo foto bersama Kepala SMK PGRI Pekanbaru Shofruddin. (foto: ade lestari)
PEKANBARU, datariau.com - Menciptakan siswa yang siap kerja, SMK PGRI Pekanbaru menggandeng dunia usaha ikut masuk dalam dunia pendidikan. Tujuannya untuk meng-link and match-kan dunia usaha dan dunia kerja.

Harapan dari kerjasama ini diantaranya untuk menghadapi Masyarakat Economie Asean (MEA). Sebab itu pula SMK PGRI melakukan kerjasama dengan salah satu produk usaha Axioo yang dituangkan dalam bentuk Memorandum of Understanding(MoU).

Pada acara tersebut, turut hadir Education Program Director Axioo, Timmy Theopelus ST MCSE, Operasional Program Director Axioo sekaligus Chief Executive Officer, Idham Fitriyadi, SE MOS, Sekretaris Disdik Kota Pekanbaru dan Kabid SMA/SMK yang dilaksanakan di aula SMK PGRI, Selasa (21/10/2014).

"Selain penandatanganan MoU, SMK PGRI telah berada pada zona B yang artinya setelah melaksanakan MoU, akan ada sinkronisasi kurikulum dan pembelajaran berbasis IT pada ruang yang berstandar," ujar Kepala SMK PGRI Pekanbaru Shofrudin, saat ditemui di ruang kerjanya.

Selain hal tersebut, SMK PGRI juga access point. Artinya, SMK PGRI telah memiliki tempat perakitan Axiio, seperti sudah ada PC, Laptop, Notebook, Smartphone dan service point. Lalu keuntungannya kerjasama ini, nantinya siswa SMK PGRI juga berkesempatan belajar sambil bekerja di Axioo.

"Kita juga sangat bangga, karena di Sumatera khususnya Riau, selain SMK BP Pekanbaru, SMK PGRI merupakan salah satu sekolah yang dapat kesempatan kerjasama dengan pihak Axioo," ungkapnya lagi.

Shofrudin berharap, agar orangtua siswa sebagai partner sekolah bisa mendukung kegiatan ini, sehingga siswa dapat belajar dengan nyaman dan dapat menimba ilmu serta nantinya dapat bersaing di dunia kerja.

Timmy Theopelus, menjelaskan, selain penandatanganan MoU dengan SMK PGRI, kedatangan tim Axioo dan B-One Corporation juga ingin memberikan sosialisasi kepada guru-guru dan orangtua siswa mengenai Axioo Class Program.

Dengan adanya kerjasama ini, Axioo memberikan tiga pilar yang dapat diterapkan, yaitu kurikulum berbasis industri, implementasi teknologi dalam kegiatan belajar mengajar dan standarisasi lulusan bertaraf internasional.

"Kita berharap, dengan program ini dapat membawa perubahan dalam dunia pendidikan. Karena, dalam hal ini kta memberikan pelatihan dan cara menggunakan teknologi sampai validasi kemampuan atas siswa-siswa tersebut," jelas Tmmy.

Timmy menambahkan, pada pelatihan kali ini dibagi dua materi, yang pertama tentang hardware dimana materi ini membahas bagaimana cara membongkar pasang laptop, smartfone, tablet sampai ke PC. Kedua pelatihan di dalam menggunakan IT, pelatihan ini terintregrasi antara guru dan siswa.

"Dengan adanya pelatihan tersebut, kita diajarkan bagaimana menggunakan aplikasi software. Setelah paham menggunakan hardware dan mengaplikasikan software-nya, selanjutnya kita validasi secara kemampuannya," ungkapnya. (*)


Tag:AxiooPGRI
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)