Pemanfaatan Air Bersih Berbasis Pemanenan Air Hujan untuk Skala Rumah Tangga di Desa Alai

datariau.com
1.135 view
Pemanfaatan Air Bersih Berbasis Pemanenan Air Hujan untuk Skala Rumah Tangga di Desa Alai

MERANTI, datariau.com - Dalam rangka meningkatkan akses terhadap air bersih di wilayah pedesaan, khususnya di daerah yang sering mengalami kesulitan air bersih, tim pengabdian masyarakat dari Pascasarjana Ilmu Lingkungan Universitas Riau telah melaksanakan kegiatan bertema "Pemanfaatan Air Bersih Berbasis Pemanenan Air Hujan untuk Memenuhi Kebutuhan Air Bersih Skala Rumah Tangga" di Desa Alai, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan solusi praktis dan berkelanjutan bagi masyarakat desa dalam memenuhi kebutuhan air bersih, mengingat banyak wilayah di Kepulauan Meranti yang masih bergantung pada sumber air hujan akibat minimnya sumber air bersih alami. Pemanenan air hujan atau Rainwater Harvesting System dipilih sebagai solusi yang ramah lingkungan, efektif, dan dapat diterapkan pada skala rumah tangga.

Dalam program ini, tim pengabdian melakukan serangkaian kegiatan, antara lain sosialisasi dan pelatihan teknis kepada masyarakat Desa Alai, diberi pemahaman mengenai pentingnya air bersih untuk kesehatan dan bagaimana sistem pemanenan air hujan dapat menjadi alternatif yang efisien. Pelatihan juga mencakup cara merancang dan memasang perangkat sederhana untuk menampung air hujan di rumah masing-masing.

Kemudian rancangan Desain Teknis Sistem Pemanenan Air Hujan. Tim memberikan demonstrasi langsung terkait desain tangki penampung, filterisasi air hujan, serta pemanfaatannya untuk kebutuhan air bersih sehari-hari, seperti memasak, mencuci, dan mandi. Sistem ini dirancang dengan memperhatikan faktor-faktor lokal, seperti curah hujan tinggi di Kepulauan Meranti.

Selanjutnya Pendampingan Masyarakat. Selain instalasi fisik, program ini juga mencakup pendampingan dalam pemeliharaan sistem, memastikan air yang ditampung tetap bersih dan layak pakai. Tim juga membekali warga dengan keterampilan untuk mengatasi permasalahan teknis yang mungkin muncul.

Kepala Desa Alai, Jhon Edi menyampaikan apresiasi kepada tim pengabdian masyarakat. "Program ini sangat bermanfaat bagi kami. Di musim kemarau, air bersih sangat sulit didapatkan, sehingga pemanenan air hujan menjadi solusi yang tepat untuk kami. Harapan kami, sistem ini bisa dikembangkan di seluruh rumah tangga di desa," ujarnya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)