Menjadi Simbol Dunia Pendidikan, Benarkah Burung Hantu Cerdas & Bijaksana?

mita
1.592 view
Menjadi Simbol Dunia Pendidikan, Benarkah Burung Hantu Cerdas & Bijaksana?
Foto: istockphoto.com
ilustrasi: burung hantu menjadi simbol pendidikan.

DATARIAU.COM- Burung hantu sering digambarkan mengenakan kacamata dan topi wisuda dan kerap menjadi simbol di dunia pendidikan. Alasannya karena ia terkenal cerdas dan bijaksana, benarkah demikian?

Sifat bijaksana dalam burung hantu ternyata sudah hadir sejak legenda Yunani Kuno hingga sastra modern. Sedangkan sifat cerdasnya digambarkan dalam tontonan televisi seperti yang muncul dalam kartun Winnie The Pooh.

Namun, ternyata burung hantu tidak lebih pintar dari kebanyakan burung lainnya. Hal tersebut terlihat dalam sebuah fakta bila hewan nokturnal ini buruk dalam memecahkan masalah dibandung burung berotak besar lain seperti gagak dan beo.

Dikutip dari detik.com, sebuah penelitian pada tahun 2013 menjelaskan bila burung hantu abu-abu berulang kali gagal dalam tes kognitif sederhana. Tes ini mengharuskan burung hantu menarik tali untuk mendapatkan hadiah.

Menariknya tes ini telah diselesaikan beberapa spesies burung lainnya termasuk gagak. Burung gagak sering kali digolongkan sebagai salah satu makhluk non-manusia yang paling cerdas bersama lumba-lumba dan simpanse.

Walaupun gagal dalam tes kognitif, bukan berarti burung hantu adalah makhluk yang bodoh. Penelitian lain telah menemukan bila burung hantu masih bertindak dengan alat yang primitif.

Hal tersebut tercantum dalam penelitian yang diterbitkan jurnal ilmiah Nature, di mana para ilmuwan mengamati burung hantu penggali. Untuk mendapatkan mangsa, burung itu menggunakan kotoran hewan lain untuk memikat kumbang kotoran ke liangnya, sehingga bisa dimangsa.

Mata burung hantu yang besar dianggap sebagai orang bijak dalam sastra. Sayangnya, tidak ada fakta yang menjawab klaim tersebut benar atau tidak.

Indra penglihatan burung hantu yang besar memiliki tujuan khusus terutama berkaitan dengan aktivitasnya di malam hari. Dengan mata tersebut, burung hantu mampu melihat mangsa yang jauh dalam kegelapan.

Namun mata ini tetap punya kekurangan, di mana ika melihat jarak dekat, dunia menjadi buram. Sehingga burung hantu menggunakan bulu kecil dan kasar di paruh dan cakarnya untuk merasakan lingkungan sekitarnya.

Tidak hanya besar, mata burung hantu berbentuk tabung yang memajang hingga ke kepala. Akibatnya mereka tidak bisa memutar mata ke kiri dan kanan sehingga harus menggerakan seluruh kepala mereka untuk melihat sekeliling

Hubungan Sifat Bijaksana dengan Burung Hantu



Dikutip kumparan.com, gambar burung hantu yang bijaksana, secara historis muncul dalam mitologi Yunani, dengan Athena (Dewi kebijaksanaan Yunani) sering digambarkan memiliki burung hantu yang bertengger di bahunya. Burung hantu pun dikaitkan dengan pendidikan, kecerdasan, dan sihir, dan dianggap memiliki cahaya batin yang memungkinkan mereka melihat menembus kegelapan.

Meski begitu, berselang beberapa abad berikutnya, burung hantu justru dianggap sebagai peringatan kekalahan oleh prajurit Romawi. Teriakan hewan ini dipercaya merupakan pertanda kematian.

Burung hantu pun dikaitkan dengan ihwal kurang bagus dalam agama Hindu. Ketika Dewi Lakshmi (Dewi Kemakmuran) bepergian, burung hantu adalah simbol korupsi terhadap kekayaan. Burung hantu juga menandakan kebodohan dan kemalangan dalam kepercayaan ini.

Apabila didasarkan akan fakta di dunia nyata, sebetulnya memang keliru menganalogikan kecerdasan dan kearifan dengan burung hantu. Hewan ini bahkan tidak memiliki potensi sebagai mahluk pintar.

Burung hantu adalah pemburu malam yang hebat, dengan otak kecil yang sebanding dengan ukuran tubuh mereka. Secara keterampilan, burung hantu kalah pintar ketimbang burung gagak. Anehnya, alih-alih menjadi simbol ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan, justru gagak lebih populer dianggap sebagai pertanda kematian dan kemalangan.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)