PEKANBARU, datariau.com - MA Muhammadiyah Pekanbaru menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi yang unggul, berkarakter, dan berprestasi melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler.
Beragam pilihan ekskul seperti Tapak Suci, Hizbul Wathan (HW), Futsal, Sanggar Seni, dan Tahfiz menjadi wadah pengembangan minat dan bakat siswa di luar kegiatan akademik.
Kepala MA Muhammadiyah Pekanbaru menyampaikan bahwa kegiatan ekstrakurikuler merupakan bagian penting dari proses pendidikan.
Melalui ekskul, siswa tidak hanya mengasah kemampuan, tetapi juga membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama.
Tapak Suci: Melatih Mental dan Ketangguhan
Ekstrakurikuler Tapak Suci menjadi salah satu kegiatan favorit siswa. Sebagai seni bela diri khas Muhammadiyah, Tapak Suci tidak hanya melatih fisik, tetapi juga membentuk mental yang tangguh dan sikap sportif.
Latihan rutin dilaksanakan setiap pekan dengan bimbingan pelatih berpengalaman.
Hizbul Wathan (HW): Membentuk Jiwa Kepemimpinan
Hizbul Wathan (HW) hadir sebagai wadah pembinaan kepanduan yang menanamkan nilai-nilai keislaman, kemandirian, dan kepemimpinan.
Kegiatan seperti perkemahan, pelatihan baris-berbaris, serta bakti sosial menjadi agenda rutin yang dinanti para anggota.
Futsal: Menjaring Prestasi di Bidang Olahraga
Bagi siswa yang memiliki minat di bidang olahraga, ekskul futsal menjadi pilihan yang tepat.
Tim futsal MA Muhammadiyah Pekanbaru aktif mengikuti berbagai turnamen antar sekolah dan berhasil menorehkan sejumlah prestasi membanggakan. Latihan intensif dilakukan untuk meningkatkan teknik dan kekompakan tim.
Sanggar Seni: Mengasah Kreativitas dan Ekspresi
Sanggar seni menjadi ruang bagi siswa untuk menyalurkan bakat di bidang seni, seperti tari, musik, dan teater.
Berbagai penampilan seni kerap ditampilkan dalam acara sekolah maupun kegiatan eksternal, menunjukkan kreativitas dan kepercayaan diri para siswa.
Tahfiz: Mencetak Generasi Qurani
Program Tahfiz menjadi salah satu unggulan di MA Muhammadiyah Pekanbaru. Melalui bimbingan guru pembina, siswa didorong untuk menghafal Al-Qur’an secara terstruktur dan konsisten.
Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia dan berprestasi.