Mahasiswa Pendidikan Kimia UNRI Sukses Laksanakan Program Asistensi Mengajar di SMAN 12 Pekanbaru

mita
595 view
Mahasiswa Pendidikan Kimia UNRI Sukses Laksanakan Program Asistensi Mengajar di SMAN 12 Pekanbaru
Foto: Windi Srinova Ramadhini
Pengantaran Mahasiswa Asistensi Mengajar.

PEKANBARU, datariau.com - Program Asistensi Mengajar adalah bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mempraktikkan ilmu keguruan secara langsung di sekolah mitra. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau (UNRI) telah melaksanakan Kegiatan Asistensi Mengajar sebanyak lima kali dimulai dari tahun 2021 hingga saat ini.

Untuk angkatan ke-5 pada tahun 2025 terdapat delapan mahasiswa dari Program Studi Pendidkan Kimia yang mengikuti kegiatan Asistensi Mengajar. Dua diantaranya yakni Windi Srinova Ramadhini dan Hanna Natalia Destaria Sinaga, telah berhasil menyelesaikan program Asistensi Mengajar (AM) di SMAN 12 Pekanbaru yang dibimbing oleh Dosen Pembibing Lapangan (DPL) Sri Haryati SPd MSi.

Rangkaian program ini dimulai sejak bulan Januari 2025 dengan pembekalan dari pihak MBKM, dilanjutkan dengan proses pendaftaran pada 1-4 Februari dan pengumuman penempatan mahasiswa serta penunjukan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).



Kegiatan pengantaran Asistensi Mengajar secara resmi dilaksanakan pada 18 Maret 2025 oleh DPL Sri Haryati bersama kedua mahasiswa. DPL dan Mahasiswa diterima oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Alirman MPd serta dua guru pamong yaitu Yunita Danora SSi MPd dan Yeni Fitri Yana MPd.

Dalam sambutannya, Sri Haryati menjelaskan lingkup utama kegiatan yang akan dijalankan oleh mahasiswa selama mengabdi di SMAN 12 Pekanbaru. Kegiatan pengantaran berjalan dengan lancar dengan sambutan baik dari pihak sekolah.

Setelah pelaksanaan kegiatan pengantaran maka mahasiswa resmi mulai menjalankan pengabdiannya di SMAN 12 Pekanbaru. Mahasiswa aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan di sekolah, mulai dari pendampingan pembelajaran dan evaluasi mata pelajaran Kimia di kelas X dan XI, termasuk pengawasan praktikum, pemeriksaan tugas, hingga penyusunan evaluasi berbasis Google Forms.

Mereka juga terlibat dalam proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertema "Kearifan Lokal" dengan mengadakan lomba permainan tradisional Riau. Selain itu, mahasiswa membantu tugas administratif seperti input nilai di e-Rapor dan inventarisasi alat laboratorium. Dalam hal inovasi, mereka menyusun perangkat ajar seperti LKPD, modul deep learning, serta promes dan prota. Guna meningkatkan keselamatan dan wawasan siswa, mereka melaksanakan praktikum sederhana dan membuat poster keselamatan kerja untuk laboratorium.



Pada 17 April 2025 dilaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Laboratorium Kimia SMAN 12 Pekanbaru, guna untuk penjaminan mutu. Kegiatan ini dibersamai oleh DPL Sri Haryati, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Alirman, guru pamong Yunita Danora dan Yeni Fitri Yana serta kedua mahasiswa.

Dalam diskusi, pihak sekolah menyampaikan bahwa program berjalan dengan sangat baik. Mahasiswa dinilai menunjukkan kinerja yang positif, bertanggung jawab, sopan, komunikatif, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah.

"Kehadiran mahasiswa sangat membantu. Keduanya sangat kompak dan saling membantu dalam menjalankan tugas," ujar Yeni Fitri Yana.

Mahasiswa juga menyampaikan kesan positif mereka. "Kami merasa sangat diterima di SMAN 12 Pekanbaru. Pengalaman yang didapat, baik dalam hal pengajaran maupun administrasi, sangat bermanfaat untuk mempersiapkan kami menjadi tenaga pendidik profesional," ungkap Windi Srinova Ramadhini selaku perwakilan Mahasiswa.

Selain evaluasi, pertemuan tersebut juga membahas rencana pelaksanaan penjemputan mahasiswa sebagai tanda berakhirnya program, yang disepakati pada tanggal 17 Juni setelah ujian semester selesai. Program Asistensi Mengajar secara resmi ditutup dengan acara penjemputan yang dilaksanakan pada Selasa 17 Juni 2025 pukul 09.00 WIB, di ruang Wakil Kepala Sekolah. Kegiatan ini dihadiri oleh DPL, pimpinan sekolah, guru pamong, dan kedua mahasiswa.

Acara diawali dengan pembukaan oleh Windi Srinova Ramadhini selaku moderator. Dilanjutkan sambutan dari Hanna Natalia Destaria Sinaga yang mewakili rekan mahasiswa. "Kami mengucapkan terima kasih atas bimbingan, kesempatan, dan pengalaman berharga yang telah diberikan. Kami juga memohon maaf apabila terdapat kekhilafan selama penugasan berlangsung," ujar Hanna.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Alirman, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa dan memberikan motivasi sebagai bekal menjadi pendidik profesional. Sebagai penutup, DPL Sri Haryati mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah atas kerja sama yang terjalin.

"Saya berharap dengan adanya program seperti ini dapat memberikan dampak yang positif bagi sekolah dan pihak kampus," ujar Sri Haryati. Momen ini sekaligus mengakhiri masa penugasan mahasiswa Asistensi Mengajar di SMAN 12 Pekanbaru.

Mahasiswa peserta Program Asistensi Mengajar menyelesaikan masa pengabdiannya di SMAN 12 Pekanbaru dengan penuh rasa haru. Selama menjalani kegiatan tersebut, mereka mendapatkan banyak pengalaman dan pelajaran berharga yang tidak bisa diperoleh hanya melalui pembelajaran di bangku kuliah.



Para mahasiswa juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak sekolah, terutama kepada kedua guru pamong yang telah membimbing dengan sabar dan penuh perhatian selama kegiatan berlangsung.

Tidak hanya itu, mereka juga sangat berterima kasih kepada dosen pembimbing lapangan yang selalu menjadi tempat bertanya dan berdiskusi ketika mereka menghadapi kebingungan dalam menjalankan tugas. Bahkan, hal sederhana seperti menanyakan progres kegiatan mingguan menjadi bentuk perhatian yang sangat berarti bagi mahasiswa. Mereka berharap program serupa terus dilaksanakan di masa mendatang sebagai wadah pengembangan diri dan peningkatan kompetensi calon guru profesional. *rls

Penulis
: Windi Srinova Ramadhini
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)