Mahasiswa Kukerta UNRI Adakan Penyuluhan Pembuatan Sabun Cuci Piring Hemat Biaya Untuk Ibu PKK Desa Tebing Tinggi

datariau.com
1.034 view
Mahasiswa Kukerta UNRI Adakan Penyuluhan Pembuatan Sabun Cuci Piring Hemat Biaya Untuk Ibu PKK Desa Tebing Tinggi

KUANSING, datariau.com - Kelompok Kukerta Mahasiswa Universitas Riau telah mengadakan Penyuluhan Pembuatan Sabun Cuci Piring Hemat Biaya pada Ahad (6/8/2023).

Kegiatan ini ditujukan kepada Ibu-ibu PKK Desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Desa Tebing Tinggi.

Digagasnya penyuluhan pembuatan sabun cuci piring ini diharapkan dapat menjadi peluang usaha bagi Ibu-ibu PKK Desa Tebing Tinggi serta menambah pemasukan dalam rumah tangga ataupun sekedar penggunaan pribadi agar mengurangi pengeluaran.

Desa Tebing Tinggi sebenarnya memiliki sumber daya manusia yang cukup baik. Namun, terkendala dengan keterbatasan sarana belajar dan kemampuan melihat peluang.

“Kami selaku Mahasiswa Kukerta berharap dengan hadirnya kami di lingkungan Desa Tebing Tinggi ini dapat bermanfaat bagi masyarakat setempat. Kami juga berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi program kerja mahasiswa Kukerta, tetapi dapat dijadikan sebagai sarana menambah pengetahuan, mengeksplor keahlian, serta menambah penghasilan bagi masyarakat,” ujar salah seorang Mahasiswa Kukerta kepada datariau.com melalui rilis.

Kegiatan penyuluhan ini berlangsung selama 2 jam. Kegiatan dimulai dengan pembukaan dan penjelasan tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini. Kemudian dilanjutkan dengan menonton video proses pembuatan yang sudah disiapkan sebelumnya. Setelah itu mahasiswa Kukerta menjelaskan alat dan bahan yang dibutuhkan. Adapun alat-alat yang dibutuhkan cukup mudah yaitu ember, pengaduk, corong, dan gayung. Sedangkan bahan-bahannya yaitu texaphon, Sodium Lauryl Sulfate (SLS), garam halus, camperlan/foam booster/aminon labs, parfum, dan pewarna.

Setelah memberikan penjelasan dan melihat video pembuatannya bersama-sama, mahasiswa Kukerta mempraktekkan secara langsung cara pembuatan sabun cuci piring sambil sharing dengan Ibu-Ibu PKK. Sabun yang sudah dibuat harus didiamkan semalaman. Mahasiswa Kukerta juga menjelaskan tempat membeli bahan, mulai dari bahan sabun cuci piring, botol sabun, hingga stiker label.



Dalam ukuran sekali buat yang mana nantinya akan mengasilkan kurang lebih 20 liter sabun cuci piring, harga perpaket bahan-bahannya yaitu Rp 95.000 yang terdiri atas 1 kg texaphon, ½ kg SLS, 1 kg garam, 100 ml camperlan/foam booster/aminon labs, 30 ml parfum, dan pewarna secukupnya.

Jadi bisa disimpulkan modal perliternya yaitu Rp 4.750, yang mana ini jauh lebih murah dibandingkan sabun cuci piring yang beredar di pasaran. Sedangkan harga kemasan botol ukuran 450 ml yaitu Rp 1.300 dan stiker label Rp 200. Sehingga sangat menguntungkan jika ingin membuka usaha ini. Selain akan menambah pemasukan, ide ini akan membuka lapangan kerja bagi warga sekitar.

Antusias Ibu-Ibu sangat terlihat pada kegiatan penyuluhan kali ini. Dibuktikan mereka aktif bertanya dan langsung ingin memesan bahan-bahan serta membuat label sendiri.

Kegiatan ditutup dengan pembagian sabun cuci piring yang sudah dibuat sebelumnya oleh mahasiswa Kukerta kepada Ibu-Ibu yang hadir, lalu sesi foto bersama.

Harapan terakhir kami yaitu masyarakat dapat paham produk hemat biaya untuk industri rumahan. Jika usaha ini berkembang kami yakin akan dapat meningkatkan perekonomian warga Desa Tebing Tinggi. (*)

Penulis
: Jihan Salmira Firstania
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)