Mahasiswa Kukerta Sains MBKM UNRI Sosialisasi Pembuatan Pupuk Kompos dari Bonggol Pisang

datariau.com
528 view
Mahasiswa Kukerta Sains MBKM UNRI Sosialisasi Pembuatan Pupuk Kompos dari Bonggol Pisang

DATARIAU.COM - Mahasiswa program Kuliah Kerja Nyata Sains Merdeka Belajar Kampus Merdeka Universitas Riau mangadakan sosialisasi pembuatan pupuk kompos dari bonggol pisang di BUMDesa Sungai Selari.

Kegiatan ini dilakukan oleh 9 mahasiswa dan mahasiswi UNRI yaitu Allma Syahira, Elvi Meitarya Hutapea, Fatmala Dewi Sofia, Hanifia Triana Fedli, Mhd Aqsal Maulana, M Hafidz Syahputra, Rika Ulfiah Maulana, Syafilla Usi Wardhani dan Tantri Riani dengan DPL Alfirman SKom MKom.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Mahasiswa Kukerta untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat serta sebagai upaya pengurangan limbah perkebunan dan solusi ramah lingkungan untuk pertanian berkelanjutan.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat Desa Sungai Selari mengenai pengolahan limbah organik yang sangat berguna karena memiliki potensi yang besar untuk dijadikan kompos yang kaya nutrisi," kata Tantri, Mahasiswi KKN.

Kemudian mahasiswa juga berterima kasih kepada Bumdesa dan Raja Erozi yang sudah membantu mahasiswa dalam pembuatan pupuk kompos dari bonggol pisang ini.

Dalam melaksanakan sosialisasi ini, mahasiswa KKN menggunakan bonggol pisang dikarenakan bonggol pisang mengandung sejumlah nutrisi penting seperti fosfor, kalium, dan nitrogen yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman.

Dengan memanfaatkan bonggol pisang sebagai bahan pupuk kompos, mahasiswa tidak hanya mengurangi limbah tetapi juga menyediakan pupuk alami yang dapat memperbaiki kualitas tanah.

Pembuatan pupuk kompos dari bonggol pisang merupakan langkah kecil yang dapat memberikan dampak besar bagi pertanian berkelanjutan.

Dengan memanfaatkan limbah organik yang sering kali terabaikan, mahasiswa dapat berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.

Di tengah tantangan global terkait perubahan iklim dan degradasi tanah, inovasi sederhana seperti ini sangat penting untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)