Mahasiswa Kukerta MBKM UNRI Sosialisasi Pupuk Organik Cair di SMPN 1 Bungaraya

datariau.com
427 view
Mahasiswa Kukerta MBKM UNRI Sosialisasi Pupuk Organik Cair di SMPN 1 Bungaraya

DATARIAU.COM - Demi mewujudkan penerapan pertanian berkelanjutan dengan pemberian nutrisi tumbuhan berupa pupuk organik cair, Mahasiswa Kukerta MBKM UNRI melaksanakan sosialisasi kepada Siswa/i SMP Negeri 1 Bungaraya.

Mahasiswa Kukerta MBKM UNRI melaksanakan program kerja berupa sosialisasi dengan tema "Pemberian Nutrisi Tumbuhan berupa Pupuk Cair Organik" yang berlangsung pada Rabu (21/8/2024) di SMP Negeri 1 Bungaraya.

Sosialisasi ini ditujukan kepada siswa/i SMP untuk membentuk generasi muda yang peduli dengan pertanian berkelanjutan, dimana di era saat ini sedang gencar dengan program Suistainable Development Goals (SDGs) sebagai bentuk berpartisipasi dalam pembangunan berkelanjutan pada tingkat global.

Hasil yang diharapkan dari sosialisasi ini ialah dapat terbentuknya petani-petani yang sadar akan pentingnya sistem pertanian berkelanjutan bagi diri sendiri, orang lain, ekosistem dan dunia.

Mahasiswa Kukerta MBKM UNRI melakukan percobaan terlebih dahulu sebelum melakukan sosialisasi ini, dalam pelaksanaannya juga didasarkan pada hasil wawancara kepada masyarakat yang mengeluhkan untuk menggerakkan pemerataan dan penyerentakan pertanian organik guna penghematan biaya dan penjagaan pada kondisi lahan, serta blooming Salvinia sp pada sistem irigasi persawahan Kampung Bungaraya yang menjadi bukti nyata penggunaan pestisida ataupun pupuk kimia secara berlebihan.

Pembuatan pupuk cair organik ini dilakukan untuk membantu penyelesaian masalah penggunaan pestisida atau pupuk kimia secara berlebih, bahan-bahan yang digunakan mudah didapat, diantaranya 1250ml air kelapa, 1350ml air cucian beras, 1 sendok teh gula merah, 1/2 sendok teh, dan em4.

Pembuatan pupuk organik cair tidaklah sulit, cukup dengan menambahkan 1250 ml air kelapa dengan 1250 ml air cucian beras, 5 g gula merah serta 2,5 g EM4.

Takaran 5 g setara dengan 1 sendok teh dan 2,5 g 1/2 sendok teh yang kemudian difermentasikan selama 3 hari.

Pengenceran dilakukan dengan mengambil pupuk cair organik sebanyak 10 ml ditambahkan dengan 1.000 ml air. Penyiraman dilakukan 100 ml untuk 1 pot.

Pupuk organik cair ini dapat digunakan dalam jangka waktu 3-4 pekan atau hingga gas menghilang, pemanfaatan pupuk ini bisa di aplikasikan untuk tanaman perkebunan seperti cabai, kangkung, sawi dan lain sebagainya yang dapat berfungsi untuk meningkatkan kesuburan tanaman, mempercepat pembelahan sel-sel akar serta meningkatkan diameter daun.

"Harapan kami dengan diadakannya sosialisasi pertanian berkelanjutan dan praktek pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) di SMPN 1 Bungaraya dapat menambah ilmu Anak-anak SMP dan dapat berguna bagi masyarakat dalam pengaplikasiannya ke tanaman perkebunan meskipun hanya dalam skala kecil. Pertanian berkelanjutan bukan hanya sekedar bercocok tanam, tapi juga merawat tanah, air, udara, dan semua makhluk hidup yang bergantung padanya," ujar salah seorang Mahasiswa KKN MBKM UNRI.

Salah seorang guru SMP Negeri 1 Bungaraya juga menyapaikan sepatah kata kepada Mahasiswa Kukerta MBKM UNRI. "Terimakasih sudah memberikan ilmunya kepada siswa/i SMP Negeri 1 Bungaraya semoga tujuan diadakannya sosialisasi ini dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan," pungkasnya.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)