Mahasiswa KKN MAs 36 Olah Tanaman TOGA Menjadi Teh Herbal Celup yang Bermanfaat

datariau.com
1.597 view
Mahasiswa KKN MAs 36 Olah Tanaman TOGA Menjadi Teh Herbal Celup yang Bermanfaat
Foto: Abi Gail
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAs) kelompok 36 terus berinovasi dalam memanfaatkan potensi lokal yang ada di Desa Dayang Suri. 

SIAK, daariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAs) kelompok 36 terus berinovasi dalam memanfaatkan potensi lokal yang ada di Desa Dayang Suri.

Salah satu program kerja yang mendapat perhatian masyarakat adalah pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) menjadi produk minuman sehat berupa teh herbal celup.

Tanaman TOGA yang ditanam masyarakat, seperti jahe, kencur, temulawak, dan kunyit, diolah mahasiswa menjadi teh celup praktis dengan cita rasa khas serta manfaat kesehatan.

Melalui inovasi ini, mahasiswa berharap masyarakat tidak hanya bisa mengonsumsi tanaman toga dalam bentuk tradisional, tetapi juga dalam kemasan modern yang lebih mudah diseduh dan dinikmati.

Selama ini TOGA banyak tumbuh di pekarangan warga, tetapi belum dimanfaatkan secara maksimal. Mahasiswa mencoba mengolahnya menjadi teh herbal celup agar lebih praktis sekaligus punya nilai tambah secara ekonomi.

Proses pembuatan teh herbal ini dilakukan dengan pengeringan alami, pengemasan higienis, serta uji coba rasa bersama warga. Hasilnya, masyarakat sangat antusias dan menilai produk ini berpotensi dikembangkan menjadi usaha rumah tangga.

Selain memberikan edukasi kesehatan, program ini juga membuka peluang wirausaha bagi warga Desa Dayang Suri. Produk teh herbal celup tidak hanya menyehatkan, tetapi juga bernilai jual, sehingga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Salah satu kader di desa Dayang Suri menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi mahasiswa KKN MAs 36. Mereka menyampaikan rasa bangga dengan kreativitas mahasiswa yang mampu yang berawal dari tanaman biasa dan mengolahnya menjadi produk bermanfaat. Berharap teh herbal celup ini bisa terus dikembangkan dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan adanya program ini, mahasiswa KKN MAs 36 berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya memanfaatkan sumber daya alam sekitar. Tanaman toga yang selama ini dianggap biasa, kini bisa menjadi produk bernilai tinggi yang bermanfaat bagi kesehatan sekaligus mendukung kemandirian ekonomi desa.

Sebagai penutup, Kelompok 36 KKN MAs Desa Dayang Suri menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia pusat dan Lokal KKN MAs 2025, Konsorsium LPPM PTMA, dan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah atas dukungan dan fasilitas yang diberikan sehingga kegiatan ini dapat terlaksanakan dengan lancar.***

Penulis
: Abi Gail
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)