Mahasiswa KKN Integrasi UNRI Kreasikan Limbah Botol Minuman Menjadi Pot Vertical Garden Sejuta Potensi di Desa Buluhcina

datariau.com
1.113 view
Mahasiswa KKN Integrasi UNRI Kreasikan Limbah Botol Minuman Menjadi Pot Vertical Garden Sejuta Potensi di Desa Buluhcina

KAMPAR, datariau.com - Memasuki periode akhir musim kemarau menuju musim hujan Indonesia, mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) Universitas Riau (Unri) dari Tim KKN Integrasi Desa Buluhcina mengadakan workshop pembuatan pot vertical garden dari limbah botol minuman bekas sebagai bentuk pencegahan dampak banjir di Desa Buluhcina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.

Workshop yang diadakan disambut dengan baik oleh perangkat desa dan juga kader muda desa yang menghadiri kegiatan tersebut.

Kepala Desa Buluhcina Azrianto STp mengungkapkan apresiasi dan antusiasmenya setelah mengunjungi kegiatan.

?Sangat menarik. Semoga dengan diadakannya workshop ini, masyarakat bisa mulai membuat pot vertical garden sendiri di rumah,? komentarnya.

Vertical garden adalah teknik penanaman yang fokus pada penggunaan ruang vertikal untuk memaksimalkan penggunaan lahan vegetasi.

Teknik ini bisa menjadi alternatif penanaman baru yang fleksibel dan memiliki banyak keuntungan dibandingkan media tanam horizontal yang konvensional, karena pembuatannya dapat menggunakan limbah seperti botol minuman bekas yang kerap dibuang begitu saja.


Mahasiswa KKN Integrasi Unri yang diketuai Fernando Mikeceal mendemonstrasikan kepada masyarakat prosedur sederhana yang bisa mengubah limbah tersebut menjadi objek dengan nilai ekonomi yang baik.

Prosedurnya sederhana, meliputi pemotongan, pembuatan lobang dan pemasangan tali. Masyarakat juga bisa berkreasi dengan cat dan membuat motif untuk semakin menambah nilai jualnya.

Workshop ini memanfaatkan limbah botol minuman bekas. Dalam implementasinya, produksi karya ini juga dapat mengurangi potensi banjir jika dilakukan secara kontinu di daerah-daerah yang memiliki badan air besar seperti Desa Buluhcina yang tersentralisasi di Sungai Kampar.

Penggunaan limbah botol minuman juga dapat memperbaiki estetika lingkungan sekitar dan mengurangi kemungkinan pendangkalan sungai.

Selain itu, pot vertical garden dari limbah botol ini dapat menjadi media tanam sumber pangan bergizi masyarakat, menjadi daya tarik baru Desa Buluhcina sebagai desa pariwisata, dan menjadi opsi sumber mata pencaharian warga.

Ningsih, perwakilan kader muda desa juga mengungkapkan antusiasmenya. ?Potnya mudah dibuat dan menarik. Semoga bisa dimassalkan,? ujarnya.

Kegiatan workshop ini terintegrasi dengan pengabdian dosen Fakultas Kedokteran Universitas Riau, Fifia Chanda SKM MKM, dalam programnya untuk merevitalisasi Bank Sampah Beringin Jaya Desa Buluhcina. (*)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)