Kukerta Integrasi Desa Maini Adakan Pembuatan Biopelet dari Ampas Sagu

datariau.com
587 view
Kukerta Integrasi Desa Maini Adakan Pembuatan Biopelet dari Ampas Sagu

DATARIAU.COM - Kukerta Integrasi Desa Maini bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr Hafidawati STp MT sekaligus sebagai ketua tim Program Desa Binaan, mengadakan kegiatan sosialisasi dan pendampingan pemanfaatan ampas sagu sebagai biopelet di Aula Desa Maini Darul Aman. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari yakni pada Rabu 7 Agustus 2023 dan Kamis 8 Agustus 2024. Sosialisasi ini bertujuan untuk mengurangi limbah sagu sekaligus mendukung transisi energi di desa tersebut.

Pada hari pertama, acara dimulai dengan pembukaan dan rangkaian kata sambutan dari berbagai pihak yang terlibat. Penyampaian materi tentang pembuatan biopelet dilakukan oleh Bagus Duhan Irfandy ST selaku tim desa binaan yang menjelaskan tentang proses pembuatan dan manfaat biopelet dari ampas sagu. Selanjutnya peserta sosialisasi mempraktekkan pembuatan biopelet tersebut.

Kegiatan dilanjutkan pada hari kedua dengan penyampaian materi oleh Dr Hafidawati STp MT selaku Dosen Pembimbing Lapangan, membahas tentang teknologi kompor TLUD (Top-Lit UpDraft) sebagai alat pembakaran biopelet. Peserta kemudian diberi kesempatan untuk mempraktikkan pembuatan kompor TLUD yang dipraktikkan oleh Agus Triwaldi SE, selanjutnya melakukan uji coba penggunaan biopelet dengan memasak menggunakan kompor biomassa TLUD.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Maini yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. "Sangat berguna terutama bagi Desa Maini ini karena banyak bahan sagu yang tak terpakai menjadi terpakai," ucap Bik Nok, salah seorang warga desa.

"Dengan adanya kegiatan ini, harapannya masyarakat Desa Maini bisa menggunakan alat ini," ungkap Kepala Desa Maini Darul Aman, Syafuan.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan ampas sagu yang melimpah sebagai sumber energi alternatif, serta turut mendukung upaya transisi energi yang lebih ramah lingkungan di desa Maini. ***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)