ROHIL, datariau.com - Kepala SDN 021 Panji Tuah Jaya MS SPd Mpd yang berlokasi di Kepenghuluan Akar Belingkar Kecamatan Tanjung Medan Rohil menggelar sosialisasi Visi misi sekolah yang dihadiri oleh wali murid.
Meski duduk berlesehan, akan tetapi para wali murid dengan tekun dan khidmat mengikuti kegiatan tersebut yang digelar sejak awal hingga berakhir.

Kepala SDN 021 Panji Tuah Jaya yang dalam hal tersebut begitu rinci dan transparan memaparkan apa sebenarnya yang menjadi tujuan sekolah menggunakan alat elektronik berupa infocus agar materi soal yang diberi tidak merumitkan terkhusus bagi para wali murid yang hadir.
"Untuk itu saya mewakili keluarga besar SDN 021 Tanjung Medan mengucapkan terimakasih terkhusus kepada seluruh para wali murid yang telah meluangkan waktunya dapat berkenan hadir dalam kegiatan ini. Tahap demi tahap yang dilalui Alhamdulillah SDN 021 secara mandiri telah berusaha untuk sebaik mungkin agar dapat setara layaknya dengan sekolahan lain, itu semua dapat tercapai berkat adanya kerjasama yang baik antar semua pihak," ungkap Panji Tuah Jaya, ketika diajak berdialog oleh wartawan datariau.com pada Selasa (1/8/2023).
Dijelaskanya, pada tahun ajaran baru 2023-2024 SDN 021 memperoleh murid baru sebanyak 14 murid yang selebihnya murid kelas 2-6 berjumlah 54 murid.
Adapun ruang belajar mengajar di SDN 021 yang tersedia hanya ada 3 lokal standar yang digunakan murid kelas 1-2, sedangkan murid kelas 3-4 ditempatkan pada lokal lama yang bangunannya terbuat dari tepas dan kepingan papan.
Kemudian untuk kelas 5-6 mereka ditempatkan pada ruangan kepala sekolah, sehingga kepala sekolah harus terpaksa mengalah dan tidak memiliki ruangan dikarenakan keterbatasan bangunan yang ada.

"Begitu juga dengan pengadaan mobiler sekolah yang adanya hanya kursi-kursi plastik, Alhamdulillah tidak membuat para murid berpatah semangat menerima segala materi mata pelajaran dari para dewan guru bimbing, yang sampai hari ini terkait honor mereka masih menganut sistem honor komite sebesar Rp 350.000 perbulanya," terangnya.
Kemudian berkat adanya kebijakan yang diberikan oleh pihak pengusaha lokal, maka kini honor para tenaga didik di SDN 021 dapat terbantu menjadi Rp 450.000 perbulanya. "Harapan saya semoga masih ada solusi yang terbaik buat mereka para dewan guru SDN 021 khususnya," pintanya.
Di lain tempat, Poniman mewakili para wali murid saat dimintai pendapatnya mengatakan, awal mula berdirinya sekolahan di tempat ini tidak lain bagaimana anak-anak dapat bersekolah dan tidak bodoh.
"Maka atas keputusan serta musyawarah bersama dapatlah berdirilah sekolah ini secara swadaya yang sampai hari ini Alhamdulillah telah menjadi Sekolah Dasar Negri. Mau tidak mau oleh perkembangan zaman yang senantiasa terus melaju tanpa disadari hingga membuat kita harus dapat menyeimbangi keadaan," tutupnya. (ras)