Hindari Kerumunan, SDN 163 Pekanbaru Berlakukan Aturan Antar Jemput Murid di Gerbang Sekolah

datariau.com
1.456 view
Hindari Kerumunan, SDN 163 Pekanbaru Berlakukan Aturan Antar Jemput Murid di Gerbang Sekolah
Foto: Muhammad Abdul Hadi
Lingkungan SDN 163 Pekanbaru.

PEKANBARU, datariau.com - Dalam penerapan protokol kesehatan (prokes) di lembaga pendidikan, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 163 Pekanbaru menerapkan aturan antar jemput murid hanya sampai di pintu gerbang sekolah, tidak dibenarkan masuk pekarangan sekolah.

Kepala Sekolah SDN 163 Pekanbaru, Dewi Kurniati, saat ditemui datariau.com di sekolahnya, Senin (18/10/2021) mengungkapkan, bahwa sejak dimulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada September kemarin, SDN 163 telah menerapkan aturan tersebut. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kerumunan di sekolah.

?Siswa sebelum dijemput oleh orangtua belum boleh keluar. Setelah dijemput oleh wali murid baru boleh dijemput satu per satu. Tidak boleh wali murid masuk ke dalam pekarangan sekolah. Mengantar dan menjemput cukup di depan gerbang sekolah,? terangnya.

Lebih lanjut, sejauh ini pihak sekolah juga berusaha menaati prokes dan memberikan teguran kepada siswa. Siswa juga tidak merasa keberatan dengan aturan tersebut.

?Kalau siswa lupa memakai masker, guru langsung mengingatkan pakai masker. Kadang maskernya di leher, dia (siswa) bawa masker cuma enggak dipakai. Jadi guru-guru siap untuk mengingatkan itu. Berupa teguran saja. Karena cuma masalah lupa saja,? jelasnya.

Menurut Dewi, wali siswa juga merespons positif dan berusaha menaati kebijakan sekolah. ?Respons wali murid terhadap pembelajaran tatap muka sangat positif sekali. Selain guru, wali murid juga merindukan anak-anak untuk datang ke sekolah. Wali murid juga mendukung siswa dengan memasukkan hand sanitizer, masker, dan alat tulis yang lengkap ke dalam tas anak masing-masing,? tuturnya.

Salah satu siswa kelas 6 SDN 163, Saulia Zulmi mengungkapkan kebahagiaannya dengan PTM, membuat dirinya lebih mengerti pelajaran sekolah dan dapat bertemu dengan teman-temannya.

?Senang, orangtua juga pengen masuk sekolah. Kadang-kadang kalau paket enggak ada enggak bisa daring. Jadi pelajaran banyak tertinggal,? ucapnya.

Saulia berharap, PTM dapat dilakukan dengan lancar untuk hari-hari berikutnya. ?Masuk tuh seperti biasa seperti tahun dulu. Biar bisa full masuk jadi enggak pisah sama temen,? harapnya. (had)

Penulis
: Muhammad Abdul Hadi
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)