Ayo Kuliah di PIAUD UIR, Ini Keunggulannya

datariau.com
3.401 view
Ayo Kuliah di PIAUD UIR, Ini Keunggulannya
Foto: Abdul Kadir
DOKUMENTASI: PIAUD UIR foto bersama ibu-ibu usai pelatihan pemanfaatan barang bekas menjadi Alat Permainan Edukatif (APE) di Desa Sukamaju. (Kegiatan dilaksanakan sebelum pandemi).

PEKANBARU, datariau.com - Bagi anda calon mahasiswa yang masih bingung mengambil keputusan memilih tempat kuliah, Prodi PIAUD UIR solusinya. Program Studi (Prodi) Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Islam Riau (UIR) merupakan pilihan tepat untuk mengantarkan anda meraih impian.

Demikian disampaikan Ida Windi Wahyuni MSi, Ketua Program Studi PIAUD Fakultas Agama Islam (FAI) UIR kepada datariau.com, Senin (31/5/2021).

Menurut Windi, PIAUD hadir untuk menjawab permasalahan yang ada di masyarakat tentang sulitnya membentuk karakter anak.

Menurut Windi sapaan akrab Kaprodi itu, terkadang orang tua salah persepsi dalam memberikan pendidikan kepada anak terutama pada anak dalam masa pertumbuhan.

"Mendidik anak harus didasari ilmu pengetahuan dan PIAUD UIR mampu menjawab tantangan itu," paparnya.



Pembentukan karakter anak di usia dini sangat diperlukan khususnya pendidikan Islam.

"Inilah yang mendasari didirikannya Prodi PIAUD karena mendidik anak usia dini perlu ilmu yang mumpuni," terangnya.

Windi menyebutkan, PIAUD hadir dalam rangka mempersiapkan guru PAUD agar mampu mengajar anak usia dini dan memiliki wawasan atau informasi umum terhadap kehidupan anak berbasis Islam.

"Mahasiswa juga diajarkan cara menanamkan nilai-nilai Islam pada anak usia dini, ini terlihat pada mata kuliah pembelajaran Al Quran Anak usia dini, bahasa arab anak usia dini, pengembangan moral dan agama pada anak usia dini serta kepribadian Islam. Selain itu, hampir seluruh mata kuliah yang disajikan berbasis Islam dan kearifan lokal" terangnya.

Pendidikan anak di Riau kata Windi, masih sangat perlu dibenahi. Terutama dalam hal permainan anak usia dini. Merujuk hal tersebut, HIMA PIAUD FAI UIR lolos Hibah Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) Tahun 2020 dari Kemendikbud dengan judul Pengembangan Desa Ramah Anak Berbasis Kearifan Lokal di Desa Sungai Pagar, adapaun program-program yang sudah dilaksanakan, diantaranya mengembangkan permainan-permainan tradisional yang dimodifikasi dengan menyesuaikan zaman sekarang sehingga anak tetap mengenal permainan tradisional dan tidak kalah dengan permainan zaman sekarang, diantaranya gadget.

"Bermain merupakan wadah untuk mengembangkan potensi anak. Ini yang sering luput dari kita karena terkadang meninggalkan permainan-permainan tradisonal. Padahal, masyarakat Riau punya banyak permainan tradisional yang justru sangat baik untuk perkembangan anak usia dini," kata Windi.

Untuk itu, pemerintah diharapkan bisa bekerja sama dengan institusi perguruan tinggi dalam mengembangkan permainan tradisional tersebut.

"Sehingga anak tidak terbawa arus permainan di era digital di tengah positif dan negatifnya. Maka dari itu, Prodi PIAUD siap menjadi mitra pemerintah dalam menjawab tantangan ini," jelasnya.

Penulis
: Abdul Kadir
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
Tag:UIR
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)