Aksi Nyata Mahasiswa KKN MAs 29: Tanamkan Kesadaran Pengelolaan Sampah di Kampung Buantan Lestari

datariau.com
1.398 view
Aksi Nyata Mahasiswa KKN MAs 29: Tanamkan Kesadaran Pengelolaan Sampah di Kampung Buantan Lestari
Foto: Zakia Julieta Bagio
Mahasiswa KKN MAs mengadakan sosialisasi “Memahami Jenis Sampah dan Cara Pengelolaannya” di SDN 01 Buantan Lestari, Sabtu (23/8/2025).

SIAK, datariau.com - Masalah sampah yang kian meresahkan tak hanya butuh wacana, tetapi juga butuh aksi nyata. Hal inilah yang dilakukan mahasiswa KKN Muhammadiyah ‘Aisyah (KKN MAs) Kelompok 29 melalui sosialisasi dan aksi lapangan di Kampung Buantan Lestari, Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak, Riau.

Pada Sabtu (23/8/2025), mahasiswa KKNMAs mengadakan sosialisasi “Memahami Jenis Sampah dan Cara Pengelolaannya” di SDN 01 Buantan Lestari.

Anak-anak diperkenalkan jenis sampah organik, anorganik, hingga B3, serta anak-anak juga diajak berperan sebagai “Pahlawan Sampah” yaitu perwakilan siswa maju kedepan untuk mempraktikkan cara memilah sampah dengan benar, suasana berlangsung penuh antusiasme.

Guru SDN 01 Buantan Lestari, Hj Haniah SPd, menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, sosialisasi ini membantu siswa membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya sekaligus meringankan peran guru dalam menanamkan kedisiplinan lingkungan.

Tak berhenti di sekolah, mahasiswa juga melakukan aksi nyata di tengah masyarakat. Pada Rabu (27/8/2025), mereka menempatkan tong sampah di titik strategis kampung Buantan Lestari, meliputi Dusun Suka Mulia, Dusun Suka Damai, dan Dusun Nusa Dadi lengkap dengan plang edukasi tentang lama waktu sampah anorganik terurai.



Kepala Desa Buantan Lestari, Agus Muhamad Yasin, mengapresiasi langkah tersebut karena sejalan dengan program desa.

“Kami menyambut dengan baik adanya program ini, karena kami sendiri selaku pemerintah kampung berusaha menjadikan desa ini menjadi desa yang bersih, menyenangkan, menyejukkan, makanya kami juga ada program penghijauan. Walaupun belum 100% bagus tapi saya rasa bisa menunjang dari adanya program adik-adik,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Dusun 1, Khairul Rohman, yang menuturkan, kegiatan tersebut sangat bermanfaat, sebab tidak banyak masyarakat yang tahu jenis sampah yang terurai dan tidak terurai. "Ini menjadi edukasi penting bagi kami,” tuturnya.

Melalui langkah kecil ini, mahasiswa berharap kebiasaan memilah sampah dapat menjadi budaya bersama demi kampung yang bersih dan lestari.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga mampu menumbuhkan kebiasaan positif yang berkelanjutan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Penulis
: Zakia Julieta Bagio
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)