Tim Kukerta UNRI Survey Kondisi Warga di Desa Bukit Meranti

datariau.com
433 view
Tim Kukerta UNRI Survey Kondisi Warga di Desa Bukit Meranti
DATARIAU.COM - Di masa pandemic covid-19 ini, dengan meningkatnya jumlah pasien yang terpapar covid-19, mengakibatkan juga meningkatnya angka mortalitas yang ada di Indonesia. Tak hanya berdampak bagi kesehatan saja, sektor perekoniman pun tak luput dari imbas pandemic Covid-19 ini.

Maraknya PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) di kalangan perusaahan serta terbatasnya ruang gerak untuk bertransaksi ekonomi semakin melemahkan perekonomian masyarakat. Dana yang digelontorkan oleh pemerintah guna percepatan penanganan Covid-19 baik dari segi medis maupun ekonomi pun tak main-main.

Secara ekonomi, pemerintah memberikan bantuan guna penanganan Covid-19. Bantuan yang diberikan ini macam-macam jenisnya. Ada bantuan sosial (bansos), bantuan langsung tunai (BLT) dana desa, ataupun juga berbentuk sembako. Hal ini mengingat Covid-19 berdampak bagi semua kalangan. Namun, dengan adanya macam-macam jenis bantuan seperti ini, sudahkah tepat sasaran pendistribusiannya untuk warga yang benar-benar membutuhkan?

Melihat permasalahan ini, tim Kukerta UNRI yang tergabung dalam relawan satgas Desa Bukit Meranti melakukan survey kondisi warga guna meninjau ulang pemerataan distribusi bantuan seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Survey dilakukan dengan mendatangi setiap rumah warga. Dengan menggunakan 14 indikator utama yang ditambah variabel kepemilikan JPS (jaring pengaman sosial) akan mempermudah untuk menilai ketepatan sasaran distribusi bantuan.

Sebanyak 14 indikator tersebut seperti ukuran rumah, frekuensi konsumsi daging ayam dalam sepekan, sumber penghasilan kepala keluarga, pendidikan terakhir kepala keluarga, dan kepemilikan tabungan. Sedangkan variabel kepemilikan JPS yang dimaksud yaitu ada atau tidaknya kepemilikan jaring pengaman sosial seperti BNPT, bansos, kartu pra kerja, dan APBD. Jika warga tidak memilki JPS namun dinilai layak mendapatkan dengan kriteria sedang mengalami sakit keras, kehilangan pekerjaan, ataupun tidak terdata sebelumnya maka warga diperbolehkan mengajukan diri untuk mendapatkan bantuan BLT dana desa.

Dengan warga yang tercatat sekitar 700 KK dan tersebar di 4 dusun, tim Kukerta UNRI relawan desa Bukit Meranti memutuskan mengambil sampel satu RT untuk setiap dusunnya. Pengambilkan survey ini pun tentunya juga atas izin Eko Partono selaku kepala desa Bukit Meranti. Nantinya, hasil survey yang sudah terkumpul ini akan diolah dan dilaporkan ke pihak desa. (rls)
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
Tag:Kukerta
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)