Seribuan Guru Akan Demo Kantor Walikota Pekanbaru

Admin
1.009 view
Seribuan Guru Akan Demo Kantor Walikota Pekanbaru
Foto: Windy
PEKANBARU, datariau.com - Seribuan guru SD dan SMP berencana akan melakukan aksi demonstrasi di kantor Walikota Pekanbaru. Mereka menuntut Walikota Pekanbaru merevisi paraturan yang menghilangkan tambahan penghasilan bagi guru bersertifikasi.

Rencana aksi ini sudah disusun para ribuan guru yang tergabung dalam Forum Guru SD dan SMP Bersertifikasi kota Pekanbaru, dengan melaporkan rencana aksi ke Polresta Pekanbaru, Jumat (1/3). Dalam laporannya, mereka akan mendatangi kantor Walikota Pekanbaru pada Selasa (5/3).

Koordinator Forum, Zulfikar, Jumat (1/3) menyebutkan, aksi unjuk rasa para guru bersertifikasi ini bertujuan meminta kepada Walikota Pekanbaru merevisi kembali Paraturan Walikota (Perwako) Pekanbaru nomor 9 tahun 2019, yang mana dalam pasal 9 ayat 8 pada Perwako itu menyebutkan bahwa guru bersertifikasi tidak memperoleh tunjangan profesi berupa tambahan pengasilan.

Peraturan itu dianggap tidak adil bagi guru bersertifikasi karena guru non sertifikasi tetap diberikan tambahan penghasilan, bahkan nilainya ditingkatkan dari tahun sebelumnya, 2018.

"Tahun 2018 guru bersertifikasi masih menerima tambahan penghasilan Rp1 juta dan untuk guru nonsertifikasi Rp1,7 juta. Melalui Perwako nomor 9 tahun 2019, tambahan penghasilan bagi guru bersertifikasi ditiadakan lagi, malah tambahan penghasilan untuk guru nonsertifikasi meningkat mencapai Rp3 juta," sebutnya.

Zulfikar menjelaskan, sebenarnya tidak ada kecemburuan soal tambahan penghasilan bagi guru nonsertifikasi, karena tahun sebelumnya nilai tambahan penghasilan bagi guru nonsertifikasi memang lebih besar daripada guru bersertifikasi. Dan ini tidak pernah dipersoalkan, apalagi guru nonsertifikasi juga mendapat tambahan penghasilan dari APBN.

"Rencana aksi ini sudah kami sampaikan pada pengurus PGRI dan Dinas Pendidikan, jika tidak ada jalan keluar maka kami akan menggelar aksi unjuk rasa pada Selasa (5/3) di kantor Walikota," ancamnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Muzailis membenarkan rencana protes para guru tersebut. Pihaknya juga sudah menyampaikan surat ke Pemerintah Kota Pekanbaru. Surat permohonan ini agar guru yang sertifikasi tetap menerima tunjangan profesi. "Kami tetap memperjuangkan nasib para guru," sebutnya kepada wartawan. (win)
Penulis
: Windy
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
Tag: