Pembangunan SDN 005 Kuala Enok Inhil Dipertanyakan

datariau.com
1.467 view
Pembangunan SDN 005 Kuala Enok Inhil Dipertanyakan
dok.
Atap sekolah roboh karena konstruksi kayu yang digunakan tidak berkualitas.

INHIL, datariau.com - SDN 005 Kuala Enok Kelurahan Tanah Merah Kabupaten Inhil belum lama ini mendapat bantuan dana dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau lebih kurang Rp 400 juta untuk pembangunan sekolah dengan cara swakelola sekolah.

Belakangan masyarkat mempertanyakan adanya dugaan pembangunan SDN 005 Kuala Enok itu tidak sesuai bestek. Pasalnya kayu yang digunakan untuk kap atap (Kuda-kuda) adalah kayu yang tidak berkelas, sebagaimana yang ada di proposal pengajuan maupun RAB.

"Di proposal pengajuan pembangunan kayu yang digunakan kayu jenis meranti, sementara saat ini yang digunakan adalah kayu jenis pisang-pisang dan sejenis lainnya dan bukan kayu jenis meranti," kata warga setempat yang minta namanya untuk tidak disebutkan, Ahad (19/6/2016).

"Yang buat kita-kita heran adalah, sampai sejauh ini tidak ada teguran dari UPTD Pendidikan maupun Dinas Pendidikan Inhil. Padahal itu sangat bahaya sekali bila dibiarkan begitu saja. Karena setahu saya kayu jenis pisang-pisang dan sejenisnya itu tidak dapat bertahan lama dan mudah lapuk," terangnya.

Masyarakat berharap pihak yang berwajib, seperti Tipikor Polres Inhil dan Kejaksan Negeri Inhil untuk melakukan penyelidikan terkait permasalahan di SDN 005 Kuala Enok ini.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil, Syahrudin saat dikonfirmasi melalui selulernya pada hari Sabtu (18/6/2016) mengatakan, bahwa memang pihaknya belakangan dapat kabar tentang pembangunan sekolah itu.

"Iya, belum lama kita juga dapat SMS terkait SDN 005 tentang kayu yang digunakan untuk pembangunan tidak kayu berkelas. Satu minggu yang lalu saya sudah perintahkan UPTD Pendidikan untuk melakukan pengecekan kebenaran tersebut. Namun sampai hari ini UPTD belum ada memberikan jawaban terkait hal tersebut. Nanti kalau sudah dapat jawaban dari UPTD akan saya kabari," janji Kadis Pendidikan Inhil, Syahrudin.

Penulis
: Heri
Editor
: Ummu SH
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)