Melalui KKN-DR Plus, Mahasiswa UIN Suska Riau Ajak Anak Panti Asuhan Namira Tingkatkan Semangat Belajar

datariau.com
573 view
Melalui KKN-DR Plus, Mahasiswa UIN Suska Riau Ajak Anak Panti Asuhan Namira Tingkatkan Semangat Belajar
DATARIAU.COM - Tidak terasa suasana pandemi Covid-19 telah memasuki bulan kelima, terhitung sejak terkonfirmasinya kasus pertama di Indonesia pada bulan Maret lalu. Pemerintah telah berupaya untuk menekan penyebaran Covid-19 dengan melakukan edukasi tentang pentingnya cuci tangan, penggunaan masker, dan social distancing. Kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang diterapkan di berbagai wilayah terbilang belum mampu untuk menekan penambahan kasus di Indonesia yang mengalami lonjakan setiap harinya. Dikutip dari Worldometter, jumlah kasus yang terkonfirmasi di Indonesia hingga saat ini mencapai 137.468 kasus dengan jumlah kematian 6.071 orang.

Sejak bulan Juni lalu, Indonesia telah menerapkan kebijakan New Normal, sehingga beberapa fasilitas umum, secara berangsur-angsur mulai dapat beroperasi kembali. Namun, sarana pendidikan belum dapat beroperasi sebagaimana mestinya dan hanya dapat dilakukan secara daring sesuai dengan peraturan Menteri Pendidikan. Melalui tema kegiatan Pendidikan dan Dakwah Keagamaan, Mahasiswa KKN-DR Plus UIN SUSKA Riau melakukan kegiatan belajar mengajar di Panti Asuhan Namira yang berada di jalan Sempurna, Rantauprapat-Sumatera Utara. Tim KKN-DR Plus ini beranggotakan sebanyak 4 orang, yang diantaranya Aprialdi Kusuma Siregar (Grup : 149), Diana (Grup : 108), Dimas Febriandar (Grup : 112), dan Supriyanto (Grup : 107).

Sebelum melakukan kegiatan, mahasiswa KKN DR Plus melakukan pembagian masker gartis kepada anak-anak panti dan mengajarkan mereka bagaimana cara mencuci tangan yang baik, dan pentingnya untuk selalu mematuhi protocol kesehatan yang diterapkan pemerintah. Kegiatan ini ditujukan untuk mendorong minat anak-anak panti asuhan untuk kembali belajar dan membaca buku serta Sharing discussion seputar pelajaran sekolah. Umumnya pelajaran yang diajarkan untuk anak-anak panti yang sedang duduk di bangku SMP adalah Biologi, Matematika dan Fisika. Sementara pelajaran untuk anak SD adalah tentang pendekatan dengan lingkungan. Selain mengajarkan mata pelajaran umum, mahasiswa KKN DR Plus juga berkesempatan untuk berbagi ilmu agama yang dipelajari selama duduk di bangku perkuliahan. Supriyanto salah satu mahasiswa KKN DR Plus Jurusan Peternakan mengatakan bahwa mereka berasal dari perguruan tinggi yang bernuansa Islam, jadi sedikitnya harus bisa menyampaikan ilmu agama yang didapatkan selama di perkuliahan.

Ustadz Rofiq selaku pengurus dan pengasuh panti asuhan Namira mengaku senang dengan adanya kunjungan dari tim KKN DR Plus. Dia menyebutkan dengan penyampaian yang dilakukan menggunakan analogi yang ringan dan mudah diterima oleh anak-anak panti. dapat meningkatkan minat belajar. (rls)
Penulis
: Admin
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)