DATARIAU.COM - Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau melalui Lembaga Penelitian dan Pengembangan kepada Masyarakat (LPPM) UIN Suska Riau membuat program Kuliah Kerja Nyata (KKN) relawan Covid-19 UIN Suska Riau 2020. Program ini merupakan suatu tempat yang mewadahi mahasiswa berpastisipasi aktif dalam menghadapi bencana ini dan secara tidak langsung turut serta membantu pemerintah dalam menangani wabah Covid-19.
"Kegiatan ini terhitung mulai tanggal 15 Juli-31 Agustus 2020,? kata Prof. Dr. H. Arrafie Abduh M ag, selaku ketua LPPM UIN Suska Riau.
Dosen Pembimbing Grup 70 Dr. Muhammad Badri M Si mengatakan bahwa KKN ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan rutin setiap tahun, tapi untuk tahun ini dengan adanya imbas Covid-19, LPPM UIN Suska Riau merancang inovasi berupa KKN Mandiri dari Rumah Plus (KKN-DR Plus). Implementasinya, mahasiswa melakukan KKN-DR dengan membuat kegiatan kreatif dan kegiatan sosial. Inovasi KKN ini merupakan bentuk adaptasi kebiasaan baru, dimana pelaksanaan KKN tetap berjalan dengan memperhatikan keamanan bagi keselamatan Mahasiswa.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata dari Rumah Plus (KKN-DR PLUS) UIN Sultan Syarif Kasim Riau, mengikuti kegiatan program, salah satunya ialah, ?Jaga Kampung?. Program tersebut bertujuan untuk pencegahan penyebaran Covid-19 dipenerapan era New Normal yang saat ini sedang kita jalankan, serta menerapkan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19 di Desa Tanjuang Balik, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 22 Juli 2020, Pukul 13.30 WIB di Posko ?Jaga Kampung? Tanjuang Balik, Jalan Lintas Sumbar-Riau. Dan dihadiri oleh Babinsa (Bintara Pembina Desa TNI AD), BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat), Bidan Desa dari UPTD Puskesmas Rimbo Data Tanjuang Balik, serta perangkat Desa Tanjuang Balik.
Mahasiswa KKN UIN Sultan Syarif Kasim Riau yang ikut serta kegiatan ?Jaga Kampung? tersebut diantaranya Alfia Karisma dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (Grup 70), Aria Winata dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (Grup 153), dan Kembang Kartika dari Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Komunikasi (Grup 110).
Kegiatan Jaga Kampung di Desa Tanjuang Balik ini dilakukan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga protokol kesehatan, sekaligus ajakan kepada warga masyarakat agar tidak mengabaikan bahaya pandemi ini. Khususnya warga masyarakat yang berpergian dari arah Riau ke arah Sumbar. Karena letak Posko Jaga Kampung ini terletak di Jalan Lintas Sumbar-Riau, maka perlu diberikan arahan dan bimbingan untuk pencegahan Covid-19 dan program ketahanan pangan, misalnya diwajibkan menggunakan masker saat berpergian, mencuci tangan sebelum memasuki (perumahan, tempat kerja, rumah ibadah, toko, tempat belanja/pasar dan lain sebagainya) serta menjaga jarak fisik. ?kata Wildatul Jannah selaku Bidan di Puskesmas Rimbo Data Tanjuang Balik.
Selain itu, Tim Bhabinkamtibmas, Babinsa, Bidan Desa Tanjuang Balik juga melakukan serangkaian pemeriksaan kepada pengemudi kendaraan yang berpergian dari arah Riau ke arah Sumbar yaitu harus menggunakan masker dan diukur suhu badannya oleh petugas Posko. Jika suhunya normal, maka diperbolehkan untuk melanjutkan perjalanan setelah dicatat identitasnya serta ke mana dan apa keperluannya. Pencatatan meliputi (Nama,No HP, alamat tujuan, alamat asal, suhu, nomor plat kendaraan dan maksud/alasan). Jika suhu tidak normal, maka petugas Posko akan mengkomunikasikan kepada ketua Satgas (Satuan Tugas), Wali Nagari dan Tim kesehatan UPTD Puskesmas Rimbo Data untuk segera berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan terdekat.(rls)