PEKANBARU, datariau.com - Sejak pemerintah sudah menetapkan status darurat virus Corona (Covid-19) pada selasa(17/3), maknanya kita diimbau agar tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak. Tujuannya agar bisa menghindari kerumunan dan bisa mencegah penularan virus.
Melalui kementrian pendidikan dan budaya (Kemendikbud) mengatakan bahwa sistem pembelajaran diganti dari yang semula bertatap muka ke sistem jarak jauh, atau via daring (online). Sekolah maupun universitas diminta untuk menerapkan sistem tersebut. Selain itu, beberapa perusahaan memustukan agar karyawan bekerja dirumah.
Namun sayangnya bukannya materi, sejumlah dosen malah memberi tugas yang jauh lebih banyak dari biasanya. Alhasil banyak diantara mahasiswa dan pelajar yang kelabakan dan mengeluh akan tugas.
Seperti kata salah seorang mahasiswa Fakultas Teknik Perminyakan Universitas Islam Riau, mengatakan bahwa pemberian tugas yang berturut -turut tidaklah efesien saat diwawancari, Rabu (25/03/2020).
"Iya awalnya sih senang diliburkan oleh pihak kampus dan diberitahu bahwa sistem belajar akan dilakukan melalui kuliah online karena bakal mikir enak -enak aja tapi malah jadi kelabakan karna tugas banyak dan belum tentu ngerti juga, lalu ada penyebaran info bahwa UTS dijadikan take home," ujar Della.
Hal sama juga dirasakan oleh mahasiswa lainnya, yang merasakan kuliah sistem via daring, karena menurut meraka bagi mata kuliah yang diambil, ketika kegiatan belajar banyak diskusi.
"Namun tak semua mahasiswa memiliki koneksi internet yang bagus karena sebagian mahasiswa berada dalam lingkungan perkampungan yang belum tentu memiliki koneksi yang baik," katanya.
Sistem UTS online sendiri mulai diberlakukan mulai 30 Maret -06 April, kata Reny, mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi.
"Dampak berkerumunan itu memang cukup beresiko mengingat penyebaran wabah corona yang sangat cepat. Masing- masing dari kita tidak akan tahu apakah terpapar virus tersebut atau tidak. Saya rasa pemberlakuan sistem belajar tersebut sudah baik. Kuliah online sejauh ini memang yang saya rasakan pemberian tugas yang sangat banyak, namun bisa dikerjakan di rumah. Jika harus bertanya soal materi, beberapa dosen juga menyediakan forum tanya jawab jika tidak mengert," kata mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi tersebut.
Penulis : Rista Aprilia Mahasiswa Universitas Islam Riau