SIAK, datariau.com - Pelaksanaan kegiatan Reuni Akbar Alumni SMP Bina Karya Perawang tahun 2018 yang dilaksanakan di Lapangan Tuah Sekawan (Samping Koramil), Ahad (23/12/2018) pagi, yang di ikuti oleh seluruh angkatan saat itu terbilang cukup sukses.
Dimana kegiatan itu mengusung tema 'Kembali Satu Dalam Kebersamaan' dengan Sub tema, 'Dulu, Kini, Esok, Dan yang Akan Datang'. Alumni SMP Bina Karya Perawang terdiri dari 30 angkatan sejak 1983-2013 itu kembali dipertemukan di lapangan terbuka tempat acara itu berlangsung.
Sebelumnya, Reuni Akbar yang telah direncanakan dengan matang oleh masing-masing panitia jauh hari sebelumnya tentunya banyak yang harus dipersiapkan baik itu tenaga maupun pikiran.
Dengan dilaksanakanya Reuni Akbar Alumni SMP Bina Karya Perawang, maka terbentuklah organisasi alumni Ikatan Keluarga Besar Bina Karya (IKB-BK) Perawang yang dinahkodai oleh Juprianto S.Sos dengan struktur atau kepengurusanya dari setiap angkatan.

Terbentuknya kepengurusan IKB-BK Perawang maka timbul sebuah pemikiran dan perencanaan yang mana dengan harapan kembali dapatkan hidupkan (bangkitkan) kembali Yayasan Pendidikan Bina Karya (YPBK) tersebut.
"Dengan kegiatan ini pula kita alumni dapat saling tolong-menolong antar sesama dan kedepannya dengan kegiatan ini pula mudah-mudahan dapat menopang kehidupan bagi teman-teman alumni," imbuh Ketua Umum IKB-BK Perawang Juprianto Ssos kepada media ini, Ahad (23/12/2018).
Acara Reuni Akbar Alumni SMP BK Perawang pertama tahun 2018 itu dihadiri langsung oleh Camat Tualang Zalik Effendi Ssos, Kapolsek Tualang, Danramil Tualang, beberapa orang guru dan para tamu undangan beserta seluruh alumni SMP Bina Karya Perawang.
"Selamat atas terselenggaranya kegiatan ini beserta pengukuhan pengurus IKB-BK Perawang. Selanjutnya, saya siap dan bersedia bila mana, nanti kalau saya masih bertugas di Tualang ini, akan membantu apa yang menjadi keinginan seluruh alumni," pungkas Zalik Effendi SSos.
Selanjutnya, ketika dijumpai datariau.com, Ahad (23/11/2018), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Jon Erizal mengatakan, bahwa hari ini (Ahad) dirinya memang di undang dalam acara Reuni Akbar tersebut.
"Hari ini memang saya di undang dan hadir dalam acara Reuni Akbar SMP Bina Karya yang berdiri sejak tahun 1983, dan apabila ini masih bertahan mungkin sudah banyak angkatan dari sekolah ini. Tapi sayang pada 2013 lalu SMP ini tutup, dimana pada tahun 1983 itu merupakan satu saluran pendidikan bagi masyarakat Perawang khususnya untuk bisa sekolah," kata putera asli kelahiran Kabupaten Bengkalis, Ahad (23/12/2018).

Namun, dalam proses perjalananya dengan adanya keberpihakanya pemerintah dalam proses pendidikan itu terhadap sekolah-sekolah negeri. Seharusnya sekolah-sekolah swasta juga perlu didukung yang mana seharusnya (SMP BK) ini hidup dan terpaksa tutup.
"Jadi, saya tadi mengajak dan menghimbau stakholder yang ada dan pemangku kepentingan mulai dari Pemerintah Pusat, Gubernur, Bupati dan saya sendiri dari DPR RI sekolah-sekolah seperti ini harus dihidupkan kembali," terang Anggota DPR RI Jon Erizal kepada datariau.com, Ahad (23/12/2018).
Kemudian Anggota DPR RI 2 Periode tersebut meminta serta menghimbau bagi seluruh stakholder dan pejabat lainya untuk melakukan proses administrasi lakukan itu sesuai dengan aturan. Jon menyebutkan, bahwasanya setelah melihat kegiatan ini SMP Bina Karya Perawang alumniya kompak dan solid. Jon menyakinkan apabila SMP ini dihidupkan akan menjadi besar seperti sekolah swasta lainya.
"Saya juga tidak tau, coba proses administrasinya lakukan sesuai dengan aturan, saya berkomitmen dan mendukung agar ini tumbuh lagi. Coba lihat ini alumninya begitu solid, begitu loyal, saya yakin apabila mereka ini diminta untuk bekerja dan menyumbangkan tenaganya, saya yakin mereka siap. Saya yakin Bina Karya ini akan bisa besar salah satu contoh seperti Pelita Harapan di Jakarta," pungkas putera kelahiran Kabupaten Bengkalis, Riau itu kepada media ini, Ahad (23/12/2018).