PEKANBARU, datariau.com - Lima dosen Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Islam Riau (UIR) melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Kelurahan Tangkerang Selatan, Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Jum?at (24/12/2021).
Kegiatan tersebut diketuai oleh Dr Fahrial SP SE ME beranggotakan Ir Septina Elida MSi, Ir Tabrani MSi, Sri Ayu Kurniati SP MSi dan Ilma Sastriana Dewi SP MSi serta didampingi 2 mahasiswa agribisnis Mattlail Fajri Yansyah dan Wanda Saputra.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa pelatihan dan contoh praktek pengembangan mengenai Teknik Marketing Digital dan Sosialisai Sertifikasi BSNP Usaha Ritel (UMKM) berlangsung di Kantor LPK Pabrik Cerdas Commit dan Forum Riau Cerdas Pekanbaru.
Dalam acara ini diikuti 20 pelaku UMKM se-Pekanbaru yang umumnya pengusaha UMKM yang telah pengalaman lebih 1 tahun dan berprestasi tingkat Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau, seperti Usaha Bawang Hitam (kadedika), deJamur, bakery gashifa, Abdi Cake and Cookies, Talenta dan lain-lain.
Ketua Forum Riau Cerdas, Indra Utama SE menyambut baik kegiatan pengabdian masyarakat 5 dosen Faperta UIR itu, karena kegiatan Pengabdian Masyarakat yang diadakan oleh Dosen Agribisnis Faperta UIR ini relevan dengan program kami di Forum Riau Cerdas untuk meningkatkan kompetensi para pengusaha terutama UMKM dan para tenaga kerja untuk menjadi cerdas dan kompeten yaitu bidang attitude, skill dan knowladge.
"Pada masa berikut harapan kami kegiatan pengabdian ini bisa berlanjut karena dapat memberikan manfaat bagi para pengusaha UMKM kita lebih mandiri dan kompeten," katanya.
Direktur LPK Pabrik Cerdas Commit, Anita Mediana SE MM juga menyambut baik kegiatan pengabdian masyarakat ini.
"Kami wellcome dan support kegiatan seperti ini. Banyak hal yang dapat diambil manfaatnya untuk peningkatan dan pengembangan bisnis UMKM Mandiri seperti Digital Marketing, penggunaan IT dan website, content dan lain-lain untuk memajukan para UMKM," terangnya.
Ketua Tim Dr Fahrial dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Forum Riau Cerdas dan LPK Pabrik Cerdas Commit yang telah memfalitasi acara pengabdiannya ini dan mengumpulkan para pelaku UMKM se-Kota Pekanbaru, juga ikut membantu pencerahan untuk pelaku UMKM di bidang sertifikasi Ritel dan Digital Marketing.
"Harapan kami dari Tim berharap dengan kegiatan ini dapat memberikan hal positif pada usaha UMKM se-Pekanbaru lebih Mandiri dan berprestasi baik di tingkat Provinsi Riau yaitu penghargaan Sidhakarya dari Gubernur Riau dan tingkat Nasional penghargaan Primakarya dari Presiden," tuturnya.
Pemaparan pemateri dipandu oleh moderator/MC Ilma Sastriana Dewi SP MSi. Pemateri perdana yaitu Indra Utama SE, sebagai Ketua Forum Riau Cerdas, menjelaskan tentang Pengembangan UMKM Naik Kelas dengan Sertifikasi Pelaku Usaha, dengan adanya sertifikasi UMKM maka akan membantu pelaku UMKM agar memiliki kompetensi di bidang penjualan dan pelayanan, meyakinkan pada pasar, pengakuan atas lintas sektor dan antar negara, pengembangan bisnisnya, serta membantu promosi produk baik di pasar nasional dan international.
Hal lain dijelaskannya UMKM naik kelas yaitu suatu usaha yang semakin berkembang dengan peningkatan produktifitas dan pendapatan serta mampu menghadapi persaingan pasar di dukung SDM yang kompeten.
Pemateri berikutnya dari Dosen Agribisnis UIR Dr Fahrial ME menjelaskan tentang peningkatan Skill Manajemen dan Keuangan UMKM se-Pekanbaru. Aplikasi Skill Manajemen UMKM butuh kreativitas dan bisa shifting ke sektor lain yang demand-nya banyak. Maka mulai membenahi semua masalah, menjalin komunikasi, ada SOP (standar operasional prosedur), ada bisnis plan jangka pendek, menengah dan panjang, organisasi dan kerjasama dengan rekanan, bila ada pinjaman maka berusaha melunasi semua pinjaman, mencoba bangkit dan menata kembali usaha.
Menuju kesepakatan sistem perdagangan global maka lakukan sistem distribusi domestik dan ekspor, UMKM produk unggulan, memperhatikan kaidah-kaidah global, dimulai dengan menentukan Standar Mutu, atau sudah terdaftar ISO.
Skill keuangan UMKM meliputi kegiatan atasi keuangan akibat krisis moneter atau kerugian, atasi akibat bunga pinjaman meningkat, membayar semua pinjaman. Lakukan sinergi potensi, sumberdaya, orientasi dengan membuat kawasan / sentra UMKM, menentukan cluster usaha dengan memperhatikan prasarana, kelembagaan, kapital, informasi, iptek, dan lainnya.
Selanjutnya dalam skill keuangan dapat memahami laporan keuangan dan rasio keuangan sebagai alat bantu pengawasan keuangan yang lebih hati-hati dan disiplin.
Dilanjutkan pemateri oleh dosen agribisnis UIR Septina Elida menjelaskan tentang Digital Pemasaran Agribisnis UMKM dan juga Anita Medina sebagai Direktur LPK Pabrik Cerdas Commit menjelaskan teknik pemasaran online UMKM.
Pemasaran digital adalah suatu usaha untuk mempromosikan sebuah merek/Brand dengan menggunakan media digital yang dapat menjangkau konsumen secara tepat waktu, pribadi, dan relevan.
Pemasaran online adalah bentuk pemasaan yang dilakukan melalui atau menggunakan media internet atau secara online.
Teknik pemasaran digital melalui beberapa step yaitu berpikir produk laku terjual, mencari tahu chanel distribusi yang tepat, menentukan konten, menentukan urutan konten.
Pemateri terakhir Tibrani dari Dosen Agribisnis UIR menjelaskan tentang Strategi Pemasaran UKM.