Proyek Perawatan Jalan Pekan Heran-Pasir Ringgit Semakin Hancur, Ini Tanggapan Dinas PU Inhu

datariau.com
1.610 view
Proyek Perawatan Jalan Pekan Heran-Pasir Ringgit Semakin Hancur, Ini Tanggapan Dinas PU Inhu
Heri
Kabid Bina Marga Nofriandi.

RENGAT, datariau.com - Proyek perawatan jalan Pekan Heran-Pasir Ringgit yang menelan dana Rp7,6 miliar baru selesai dikerjakan beberapa waktu lalu kini sudah hancur, namun sampai April 2017 ini belum juga dilakukan perbaikan kontraktor.

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Inhu, hingga kini juga diketahui belum ada memberi penegasan kepada pemenang tender yakni PT Wahana untuk memperbaiki pekerjaan jalan itu yang sudah rusak parah, karena masih dalam masa perawatan oleh kontraktor, Dinas PU terkesan hanya menunggu.

Proyek perawatan jalan Pekan Heran-Pasir Ringgit gunakan dan dana alokasi khusus (DAK) dan sampai saat ini baru dibayar 20 persen. Hal ini berkaitan adanya pengurangan DAK, maka kelanjutan pembayaran direncanakan melalui APBD Inhu tahun ini. Karena proyek itu belum dibayar lunas bisa jadi penyebab Dina PU tidak dapat berbuat banyak, namun Dinas PU mengaku tetap komitmen meminta kontraktor untuk memperbaiki aspal yang hancur.

"Bila kontraktor tidak memperbaiki maka Dinas PU tidak akan membayarkan proyek tersebut. Akhir masa perawatan proyek jalan Pekan Heran-Pasir Ringgit pada bulan Juni 2017," sebut Plt Dinas PU Inhu Yelfidar MT melalui Kabid Bina Marga Nofriandi, saat dikonfirmasi datariau.com kemarin.

Ditanya mengenai uang jaminan 5 persen tidak akan cukup untuk melakukan perbaikan kerusakann pada aspal yang ada dan ada dugaan kerugian uang negara dalam kegiatan proyek tersebut, Nofriandi mengaku tidak melihat dari uang jaminan, tapi pada perjanjian dan komitmen rekanan kontraktor.

"Untuk mengenai kerugian uang negara, saya tidak bisa menjawabnya, karena itu bukan ranah saya untuk menjawab. Namun dalam minggu ini atau minggu depan tim audit dari Inspektorat akan melakukan audit," terang Kabib BM Nofriandi.

Belakangan berkembang isu bahwa Dinas PU lemah terhadap PT Wahana karena pemilik perusahaan itu merupakan orang yang disegani, Nofriandi membantah isu tersebut. "Saya saja tidak pernah jumpa sama dia (pemilik perusahaan, red)," tegasnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)