Presiden Jokowi jadi Tukang Sulap Hebat Depan Anak-anak di Riau

datariau.com
1.877 view
Presiden Jokowi jadi Tukang Sulap Hebat Depan Anak-anak di Riau
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak anak-anak peserta peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang digelar di Gedung Daerah, Jalan Diponegoro, bermain sulap, Ahad (23/7/2017). (foto: riauterkini.com)

PEKANBARU, datariau.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak anak-anak peserta peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang digelar di Gedung Daerah, Jalan Diponegoro, bermain sulap, Ahad (23/7/2017).

Layaknya pesulap profesional, orang nomor satu di Indonesia ini mampu membuat takjub anak-anak yang hadir hingga bersorak ria membuat suasana pelaksanaan HAN 2017 bergemuruh.

"Ayo anak-anak Indonesia yang berbahagia, mau bermain sulap bersama Presiden nggak," kata Jokowi, yang langsung disambut sorakan gembira, sambil melambaikan bendera merah putih.

Saat memulai aksinya, anak-anak sepertinya tak percaya apakah orang nomor satu di Indonesia ini mampu memperagakan aksi sulap. Tapi benar saja, di dalam topi yang dibawa Jokowi awalnya hanya ada satu berubah jadi empat, ketika tongkat dimasukan di dalamnya.

Namun menariknya, di saat anak-anak bersorak kagum, terdengar lengkingan suara yang menyebut bahwa bunga yang tiba-tiba berubah menjadi empat tersebut berasal dari dalam topi. "Bunganya dalam topi pak," ujar anak-anak tersebut.

Kemudian, salah seorang anak dari SD 36 Pekanbaru mendapatkan sepeda langsung diberikan Presiden. Pertanyaan Jokowi menanyakan kalau besar mau jadi apa, lantas dijawab mau jadi Youtuber, membuat Presiden sempat kebingungan.

Pasalnya, jawaban menjadi Youtuber itu tak lazim. Presiden pun bertanya, seperti apa seorang Youtuber itu. Kemudian siswa SD 36 Pekanbaru bernama Rafi Fadilah ini lalu diberi sepeda.

Sejumlah anak-anak lainnya yang hadir juga mendapatkan kesempatan berbicara dengan Jokowi. Diantaranya diminta untuk menjawab nama-nama ibukota provinsi yang ada di Sumatera.

Editor
: Agusri
Sumber
: Riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)