Perlindungan Anak Masih Jadi Target Utama Bhabinkamtibmas Inhu

datariau.com
801 view
Perlindungan Anak Masih Jadi Target Utama Bhabinkamtibmas Inhu
Heri
Kasat Binmas AKP Fauzi SH MH bersama Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni Sik.

RENGAT, datariau.com - Perlindungan dan pencegahan kekerasan terhadap anak dibawah umur menjadi misi utama bagi setiap Bhabinkamtibmas yang ada di setiap desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Inhu. Terutama mereka yang bertugas di daerah perbatasan Inhu dan Inhil bagian selatan, yakni Batang Gansal. Ini mengingat daerah ini merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kejahatan terhadap anak tertinggi di Inhu.

Salah seorang Bhabinkkamtibmas di desa usul, Brigadir Syukri mengungkapkan penyuluhan tentang kekerassan seksual menjadi pokok bahasan utama ketika harus berhadapan dengan siswa-siswa dan juga anak dibawah umur.

"Inovasi harus terus dilakukan ketika harus memberikan pemahaman kepada anak-anak, terutama mereka yang baru duduk di kursi Sekolah Dasar," ungkap Kasat Binmas Polres Inhu AKP Fauzi SH MH, Senin (26/9/2016).

Menurutnya, salah satu proggram inovasi yang dilakukannya antara lain dengan menggambarkan bahwa Polisi selama ini merupakan salah satu sosok yang ditakuti oleh anak, karena banyak orang tua, ketika anak mereka bersalah, selalu menakuti akan lapor Polisi atau nanti marah pak Polisi.

Untuk itu dirinya mencoba menciptakan dan menggambarkan kepada anak-anak bahwa polisi adalah teman mereka. "Polisi Sahabat Anak, sehingga jika ada yang jahat kepada mereka, bisa langsung kasih tahu teman mereka," terangnya.

Ditambahkannya, beberaapa hal disampaikan kepada para siswa, apa saja ciri peelecehan seksual yang dilakukan terhadap mereka dan apa dilakukan jika hal tersebut mereka alami dan apa saja harus dilakukan untuk menghindari kejahatan agar tidak terjadi kepada mereka.

Bhabinkamtibmas merupakan salah satu ujung tombak Polri di masyarakat dan setiap Bhabin harus mampu menguasai tugas dan fungsi Kepolisian. Saat ini Polri sedang membangun Trust Building (Kepercayaan Masyarakat) untuk mndapatkan Public Trust (kepercayaan publik). "Makanya Bhabin harus bisa inovatif," tegasnya.

Dikatakannya, dirinya selalu memonitor setiap kegiatan Bhabin. Diakuinya, masih ada Bhabin yang tidak menjalankan tugas dan berbuat karena tidak paham dengan tugas itu sendiri. Makanya saat ini 10 orang Bhabin secara bergantian akan dilatih di SPN Pekanbaru, setiap minggu untuk mendapatkan ilmu-ilmu bagaimana mendekatkan diri dengan masyarakat sesuai dengan tugas masing-masing.

Ditambahkannya, Bhabin harus paham dengan kasus-kasus di daerah mereka ditugaskan dan mereka harus paham tentang masalah tersebut. "Kedekatan dengan masyarakat sangat penting dan jika itu dapat dilakukan baru bisa diikatakan sukses," kata AKP Fauzi SH MH.

Penulis
: Heri
Editor
: Zardi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)