Penggunaan ADD Dinilai Tidak Transparan, Ini Penjelasan Kades Air Molek II

datariau.com
2.384 view
Penggunaan ADD Dinilai Tidak Transparan, Ini Penjelasan Kades Air Molek II
Illustrasi

RENGAT, datariau.com - Adanya statemen masyarakat terkait penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) yang dinilai kurang transparan, diluruskan oleh Kades Air Molek II Mitra Ariadi SSos.

"Siapa masyarakat yang menanyakan mengenai kegiatan yang menggunakan dana ADD tersebut. Perangkat desa bersama tokoh masyarakat serta pihak terkait lainnya sering berkumpul dan tidak ada yang membicarakan hal tersebut. Dalam kegiatan penimbunan dan pengerasan jalan yang dilaksanakan desa memang menggunakan ADD dengan besaran lebih dari Rp 140 juta," kata Kades saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (9/8/2016).

Lebih jauh Kades menjelaskan, bahwa dana yang dianggarakan untuk kegiatan penimbunan dan pengerasan jalan tersebut di dalamnya terdapat pajak dan juga honor Tim Pelaksana Kegiatan (TPK). Sehingga, jumlah yang diterima kontraktor tentu tidak sama besarnya dengan anggaran yang tertera pada anggaran.

"Kalau ingin mengetahui bagaimana pelaksanaan kegiatan tersebut sebaiknya tanya langsung dengan Yani. Maaf saya mau Shalat Zuhur dulu karena sudah adzan, ada kewajiban yang lebih penting," tutup Kades mengakhiri wawancara.

Persoalan ADD yang diduga terjadi mark-Up di Desa Air Molek II Kecamatan Pasir Penyu, Inhu ini dinilai kegiatan yang dilaksanakan sangat besar anggaran dengan volume pekerjaan tidak seimbang.

Sementara kontraktor pelaksana Yani Sagio menurut informasi yang diterima redaksi melalui SMS tersebut hanya mendapatkan Rp 100 juta dari pekerjaannya. Sisa yang cukup besar lebih dari Rp40 juta tidak jelas kemana peruntukannya. Selain itu juga Rp 100 juta itu baru dibayar Rp 80 juta, sisa uang Rp 20 juta informasi belum diterima oleh Yani Sagio.

Terpisah, salah satu perangkat desa yang minta namanya tidak disebutkan  mengatakan, bahwa tadi selesai upacara di kantor camat, Kades langsung rapat mendadak ke seluruh perangkat di aula kantor.

"Saat pertemuan tadi Kades Air Molek II marah-marah terkait adanya pemberitaan di media online," ujarnya.

Dijelaskan, saat ini di desa Air Molek II sedang melaksanakan pembangunan Box Culvert sebanyak 4 buah, satu Box Culvert dengan biaya Rp 80 juta lebih,  ukuran Box Culvert lebar 3m, panjang 4m dan dalam 4m, sementara yang dibangun saat ini ukuran Box Culvert lebar 3m, panjang 4m dan dalam 3m.

"Selain itu rabat beton (semenisasi) Gang Kampung Baru di RT 04, di palang proyek panjang 150 meter, lebar 2 meter dan tebal 0,12 meter dengan biaya Rp 35.442.573. Sementara semenisasi yang ada lebar hanya 1 meter hingga 50 centimeter, yang lebar 2 meter hanya beberapa meter saja," sebut sumber tersebut yang mengaku ikut memantau proyek di lapangan.

Penulis
: Heri
Editor
: Ummu SH
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)