Nekat Laksanakan Proyek Bersumber DAK, Sejumlah Pekerjaan di Dinas PU Inhu Terancam Tidak Bisa Dibayar

datariau.com
1.596 view
Nekat Laksanakan Proyek Bersumber DAK, Sejumlah Pekerjaan di Dinas PU Inhu Terancam Tidak Bisa Dibayar
Ilustrasi

RENGAT, datariau.com - Karena dinilai nekat melaksanakan sejumlah proyek yang bersumber dari APBN dengan mata anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK), akhirnya pekerjaan yang dilakukan Dinas PU Inhu terancam tidak bisa dibayar.

Pelaksanan proyek di Satuan Kerja Perangkat Daearh (SKPD) Pekerjaan Umum Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) diketahui senilai kurang lebih Rp100 miliar dengan mata anggaran DAK tidak dapat dibayarkan karena sampai Selasa (27/12/2016) dana DAK dari Pemerintah Pusat belum juga kunjung masuk ke kas Pemkab Inhu.

Dari data yang terhimpun datariau.com dari berbagai sumber di lapangan, untuk di Bidang Bina Marga dan Bidang Cipta Karya Dinas PU Inhu proyek yang gunakan dana DAK lebih kurang Rp170 miliar.

"Untuk kegiatan yang menggunakan dana DAK di Bidang CK ada dua kegiatan, pertama pengembangan sistem tribusi air minum dan penyedian sarana air bersih dan sanitasi dasar sebesar Rp.93.069.100.000, kedua kegiatan tersebut sudah selesai 100 persen," kata Kabid CK Bobby Mauliantino ST MT.

Sementara, di Bidang Bina Marga, proyek yang menggunakan DAK sebesar Rp77 miliar lebih terdiri dari 12 paket, dan kegiatan sudah selesai 100 persen pada tanggal 20 Desember.

"12 paket kegiatan tersebut terdiri peningkatan jalan dan pemeliharan jalan," singkat Kabid BM Nafriandi.

Sementara itu untuk Bidang Sumber Daya Air belum diketahui berapa banyak DAK yang digunakan, saat dijumpai Kadis SDA sedang tidak berada di tempat.

Sebelumnya, Kasubag Anggaran Pemkab Inhu Darmadi saat dikonfirmasi melalui selulernya mengaku tidak tahu pasti terkait persoalan ini. Namun ia mengakui bahwa proyek dengan mata anggaran dari DAK pusat belum bisa dicairkan.

"Mengenai hal itu saya tidak tahu pasti. Benar proyek yang dianggarkan melalui DAK memang belum dapat dicairkan, karena dana tersebut sampai saat ini belum juga masuk ke kas Pemda Inhu. Mengenai nilai berapa banyaknya kegiatan DAK yang belum dibayar atau banyaknya nilai saya tidak tahu, yang tahu berapa nilai dana DAK itu Satker masing-masing," pungkasnya.

Mengenai DAK belum ada turun ini juga ditegaskan oleh Plt Kadis PU Inhu Junaidi Racmat. "Benar, saya juga mendapatkan informasi bahwa ada beberapa proyek yang menggunakan DAK belum dapat dibayar. Saya bersama Kabag Keuangan baru saja pulang dari Jakarta jumpai Menteri Keuangan membahas tentang DAK tersebut. Dan kita akan segera membentuk tim untuk menyelesaikan permasalahan  tersebut," kata Junaidi saat dikonfirmasi melalui selulernya, Jum'at lalu.

Mengenai berapa nilai DAK di Dinas PU, dirinya mengaku belum mengetahui secara pasti. "Tapi kita sudah minta kepada setiap bidang untuk menghitung berapa nilai penggunaan  dana DAK, yang sudah dibayar ataupun yang belum dibayarakan," pungkasnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)