Ibu DWP Dinas PU Inhu: Suami Kami yang Kerja, Kenapa Kami yang Minta Izin?

datariau.com
2.665 view
Ibu DWP Dinas PU Inhu: Suami Kami yang Kerja, Kenapa Kami yang Minta Izin?
doc.
Plt Kepala Dinas PU Inhu Yulfidar MT.

RENGAT, datariau.com - Pernyataan Plt Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Inhu, Yelfidar MT dibantah oleh beberapa ibu anggota Darma Wanita Persatuan Dinas PU Inhu. Menurutnya, mereka hanya istri para pegawai di Dinas PU dan bukan bekerja di dinas tersebut.

"Apa pula hubunganya ibu-ibu Darma Wanita dengan pekerjaan pegawai, ibu-ibu Darma Wanita itu tidak ada yang pegawai Dinas PU dan cuma suami kami yang pegawai Dinas PU, dan uang iuran itu diambil atau dipotong dari gaji suami kami, kalau kami ingin jalan-jalan tidak perlu minta izin kan," kata seorang ibu mewakili Darma Wanita Dinas PU melalui selulernya, tadi malam tadi sekitar pukul 23.00 Wib kepada datariau.com, Ahad (2/4/2017).

"Semua yang kami sampaikan kemarin kepada datariau.com itu keluar dari mulut Plt Kadis PU, kalau tidak keluar dari mulut dia gak mungkin kami berani menyapaikan mengada-ada. Dia sendiri yang bilang dana dipakai acara DPRD, memang pandai sekali Plt membuat alasnya. Dan yang mau pergi itu bukan ibu-ibu pegawai, jadi mengapa mesti harus ada izin dari bupati atau dari mana aja, yang jelas izin dari suami itu pasti, kalau suami tidak berikan izin tidak mungkin suami ikut iuran," lanjutnya menjelaskan, meminta namanya tidak ditulis.

Dia menilai apa yang disampaikan Plt Kadis PU Inhu dalam konfirmasi berita sebelumnya tidak tepat, demikian pula katanya mengenai uang yang baru terkumpul Rp15 juta, karena menurut informasi uang itu sudah terkumpul lebih kurang Rp40 juta. (Baca juga: Beberapa Ibu Darma Wanita Dinas PU Inhu Pertanyakan Uang Jalan-jalan yang Sudah Terkumpul)

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas PU Inhu Yulfidar MT saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa rencana jalan-jalan para ibu DWP Dinas PU itu memang ada. Namun mengenai isu uang iuran itu dipakai untuk acara di DPRD sebagai mana disebutkan beberapa anggota DWP Dinas PU Inhu itu merupakan tudingan yang mengada-ada.

"Itu tidak betul, dan uang itu masih ada sama saya lebih kurang Rp15 juta, lucu kalau saya dibilang makan uang itu," kata Plt Yelfidar sambil tertawa, merasa lucu dituding seperti itu.

Mengenai berapa jumlah keperluan untuk jalan-jalan para ibu-ibu DWP, dia mengaku tidak tahu, namun yang pasti, menurutnya, para ibu-ibu di Dinas PU tidak bisa sembarangan untuk keluar daerah dan meninggalkan pekerjaan di kantor, harus ada izin terlebih dahulu agar pekerjaan tidak terbengkalai.

"Tidak semudah itu ibu-ibu pegawai Dinas PU mau pergi jalan-jalan, harus ada izin dulu," pungkasnya menjelaskan sambil menegaskan, bahwa uang iuran itu masih utuh sebanyak lebih kurang Rp15 juta, tidak ada digunakan untuk apapun.

Jangan ketinggalan perkembangan berita ini, Klik Disini

Penulis
: Heri
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)