Tamu Hotel Anom Kehilangan Laptop dan Dompet

3.338 view
Tamu Hotel Anom Kehilangan Laptop dan Dompet
Hotel Anom Pekanbaru.
PEKANBARU, datariau.com - Di Pusat kota Pekanbaru, di seputaran Jalan Jendral Sudirman memang cukup banyak penginapan murah serta memiliki fasilitas yang baik.

Para pengunjung hanya tinggal memilih hotel atau penginapan yang sesuai dengan seleranya. Namun tetap harus hati-hati memilihnya, sebab tidak aman dari pencurian, salah satunya Hotel Anom, jalan Gatot Subroto No. 3 Kota Pekanbaru tersebut, Irwandi Rais dan Aidil Fitri yang menginap di hotel Anom kamar 30 lantai II kehilangan Laptop (notebook) merek Acer warna biru, Hp Lenovo dan dompet pada Ahad 13 September 2015 lalu.

Irwandi Rais dan Aidil Fitri dari Kota Padang tengah berliburan bersama atasannya Windra Deddy dengan jumlah rombongan 13 orang ke kota Pekanbaru, lalu memilih hotel Anom tempat menginap dan istirahat. Masuk Sabtu (12/9/2015) sekitar pukul 11.00 siang ke hotel Anom, menyewa 4 kamar, yakni kamar 30, 31, 32 dan 33 di lantai II pada hotel tersebut. Semua rombongan membawa barang bawaannya ke ruang kamar.

Irwandi Rais, Aidil Fitri dan Windra Deddy Kabid Kominfo Dishubkominfo Kota Padang menempati kamar 30, tambah satu springbed. "Kami menikmati ruang kamar tidur hotel Anom Sabtu malam dari siang hingga malamnya. Selepas Shalat Isha malam minggu itu, kami pergi main-main di Kota Pekanbaru tersebut, Windra Deddy enggan untuk ikut karena sakit giginya kambuh, lalu tidur sendirian di kamar 30 hotel Anom. Sekitar pukul 2.30 wib dini hari atau menjelang subuh kami kembali ke hotel Anom, lalu mengetuk daun pintu kamar 30 yang dikunci Windra Deddy tidur di dalamnya. Tak lama kemudian Windra Deddy terbangun lalu membukakan pintunya, kami berdua masuk ke kamar dan tidur," ungkap Irwandi Rais.

Ketika sedang terlelap pulas tidur, kami terbangun oleh seorang karyawan hotel Anom mengantarkan tiga (3) potong roti dan tiga cangkir minuman, dua cangkir kopi manis dan secangkir teh manis ke kamar 30. Saat itu hari telah pagi, sekitar pukul 6.45 Wib Irwandi Rais dan Aidil Fitri bangun, lalu menyalakan lampu dan mencuci muka, dan  meminum kopi panas serta memakan roti.

Lanjut mau ganti pakain, dicari tas tak ada, Hp juga tak bertemu. Isi di dalam tas tersebut selain pakaian, satu unit laptop merek Acer. Melihat kondisi itu, Aidil tersentak dan memeriksa lemari tempat mengantung celana yang di dalam kantong disimpan dompet, ternyata juga tidak ada. Dompet Aidil berisi uang, Aidil Fitri E-KTP, Sim A, kartu NPWP, Kartu pegawai (Karpeg), kartu Askes, kartu ATM Bank Nagari, Kartu ATM BNI.

Dicari-cari ternyata celana itu ada di luar, depan pintu Kamar nomor 32. "Pagi Ahad (13/9/2015) kami berdua langsung melaporkan pada petugas reseption bahwa di kamar 30 ada kehilangan, tas pakaian dan celana Aidil telah berada di luar kamar. Mendengar dan melihat kejadian kehilagangan laptop dan dompet, ia kaget. Tunggu ya pak, nanti sekitar pukul 09.00 wib orang kantor datang, saya akan memberitahukan kejadiannya. Tapi selama ini belum pernah kejadian tamu kemalingan," kata petugas reseption tersebut.

Pukul 09.00 Wib Ahad itu, Eri orang kantor hotel Anom datang, lalu diceritakan kejadian kehilangan di kamar 30. Eri mangangguk dan mengatakan lagi bahwa selama ini tidak pernah terjadi tamu yang menginap kehilangan. Baru ini terjadi.

Lalu ditanyakan tanggungjawab hotel Anom tehadap kejadian ini, serta peraturannya, hotel mengaku tidak bisa bertanggung jawab. "Terserah saja mau dilaporkan kemana. Tapi, permohonan ditampung nanti akan disampaikan pada  pimpinan Silvia Izwani yang sedang liburan pula," katanya.

"Saya tidak bisa memutuskan apa-apa terhadap kejadian ini. Saya hanya karyawan biasa, tapi pasti akan saya laporkan kepada pimpinan Silvia Izwani, jika ada informasi akan diberitahu nanti. Dan malam itu hanya tiga orang karyawan yang bertugas, Elmi, Dedi dan Raya," katanya lagi.

Atas kejadian ini Irwandi bersama rekannya galau dan memutuskan kembali lagi ke Kota Padang dengan penuh kekecewaan karena HP dan laptop kesayangan sudah raib. ***

Penulis: Irwandi Rais

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)