PEKANBARU, datariau.com - Pemko Pekanbaru mendapat bantuan dana dari Kementerian Perdagang RI Rp10 miliar yang bersumber dari APBN untuk revitalisasi Pasar Limapuluh. Hal ini disampaikan Walikota Pekanbaru Firdaus MT ketika melakukan kunjungan ke Pasar Limapuluh yang didampingi oleh Kepala Dinas Pasar Sadri, Camat Limapuluh dan Lurah Pesisir, Jumat pagi kemarin.
"Tahun 2015 ini kita mendapatkan bantuan untuk melakukan revitaliasi pembangunan Pasar Limapuluh dengan anggaran Rp10 miliar. Namun proses pembagunan dilakukan dua tahap, sebab anggaran baru dikucurkan satu tahap. Adapun tahap pembangunan awal ini sedang dilakukan proses tender," ujar Firdaus.
Namun, terang Firdaus, untuk konsep pembangunan Pasar Limapuluh ini yakni pasar tradisional dan bersih. Sedangkan target pembangunan Pasar Limapuluh akan disiapkan dalam tahun 2015 ini.
"Untuk revitalasi pasar ini, maka yang mejadi prioritas pembangunannya yakni kios-kios depan terlebih dahulu, drainasenya, kemudian akan menyusul pembangunan los atau kaki lima di belakang kios depan," ujar Firdaus.
Kepala Dinas Pasar Kota Pekanbaru Sadri dalam kunjungan itu juga mengatakan, dengan adanya pembangunan Pasar Limapuluh nantinya, maka langkah pertama yang akan dilakukan yakni memindahkan pedagang ke Tempat Pedagang Sementara (TPS) yakni di area Jalan Sultan Syarif Kasim atau di depan Pasar Limapuluh.
"Kemudian kita akan melakukan pendataan pedagang untuk mengetahui pedagang mana saja yang berhak untuk mendapatkan kiosnya kembali, kemudian pengelolaan harus kita benahi, biar ramai, bersih. Namun yang perlu kta kerjakan yakni harus meningkatkan PAD dengan sistem terbuka dan transparan. Sedangkan untuk nama pasar Limapuluh ini yakni Pasar Rakyat Seni dan Budaya," ujar Sadri.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Zulfan Hafiz yang membidangi pasar, mengatakan, atas adanya bantuan ini pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Kemendag RI. "Kita nantinya akan melakukan rapat dengan Disperindag Pekanbaru untuk mempertanyakan proses pembangunannya seperti apa," ujar Zulfan.
Disamping itu, ujarnya, jika anggaran tersebut belum mencukupi untuk menuntaskan pasar, maka DPRD mengusulkan Pemko Pekanbaru untuk melakukan penambahkan anggaran. "Kita mendukung pembangunan pasar Limapuluh agar lebih meningkatkan perekonomian masyarakat kedepanya," pungkas Zulfan. (msf)