Ayat Cahyadi Prihatin Kegiatan di 13 Masjid Paripurna Pekanbaru Terhenti

1.291 view
Ayat Cahyadi Prihatin Kegiatan di 13 Masjid Paripurna Pekanbaru Terhenti
Pengukuhan imam masjid paripurna oleh walikota beberapa waktu lalu. (foto: net)
PEKANBARU, datariau.com - Terhentinya beberapa kegiatan Mesjid Paripurna di Pekanbaru karena keterbatasan dana operasional membuat Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi prihatin. Namun demikian, dirinya enggan berkomentar lebih jauh mengenai persoalan dana mesjid paripurna yang belum dapat dicairkan hingga pertengahan tahun ini.

"Saya tidak bisa memberi komentar apa-apa karena tidak ada laporan resmi ke saya mengenai kendalanya. Sehingga dana mesjid paripurna ini untuk anggaran 2015 belum bisa dicairkan. Namun kalau sampai ada kegiatannya yang terhenti tentu sayang juga," ungkap Ayat ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (11/6/2015).

Lebih lanjut Ayat membenarkan bila dirinya sudah menerima keluhan dari pengurus mesjid paripurna mengenai dana bantuan yang belum dicairkan Pemko. "Memang banyak yang mengeluhkan, ada yang lewat telpon ada juga yang datang langsung," kata Ayat.

Karena dirinya tidak mengetahui sama sekali mengenai perkembangan dana mesjid paripurna, Ayat pun tidak bisa memberi solusi kepada para pengurus mesjid paripurna.

"Ini memang salah satu program strategis Firdaus-Ayat untuk mewujudkan Pekanbaru sebagai Kota Metropolitan yang madani, namun saya tidak tahu banyak, saya tidak bisa komentar," paparnya.

Sebelumnya, pengurus Mesjid Paripurna sudah menyampaikan aspirasinya kepada Sekda Pekanbaru Syukri Harto terkait mulai macetnya pelaksanaan kegiatan di Mesjid Paripurna karena kurangnya dana operasional. Namun pertemuan tidak menghasilkan solusi untuk menutupi kebutuhan dana operasional Mesjid Paripurna.

Di Pekanbaru telah ditetapkan ada 13 Masjid Paripurna. Telah ditunjuk pula 14 imam di masjid tersebut dengan gaji yang dianggarkan cukup besar. Saat ini, kegiatan di masjid paripurna terhenti karena tak ada lagi biaya operasional. (yan)


Tag:masjid
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)