Ini Penyebab Suara Mesin Motor Matic Ngorok, Jangan Remeh, Cepat Perbaiki!

Ruslan
108 view
Ini Penyebab Suara Mesin Motor Matic Ngorok, Jangan Remeh, Cepat Perbaiki!
Foto: Net

DATARIAU.COM - Motor matic masih menjadi kendaraan favorit masyarakat di Indonesia, kepraktisan berkendara dan mudah mengendarainya bisa menjadi alasan utamanya. Meski demikian, sebagai pemilik motor matic disarankan untuk terus melakukan perawatan terutama soal komponen mesin.

Akan tetapi masih banyak pengendara motor matic yang cuek dan enggan melakukan perawatan, yang membuat suara mesin terdengar kasar dan ngorok.

Mungkin sebagian orang beranggapan hal itu wajar karena usia pemakaian motor. Tapi, jika dibiarkan dan tidak segera diservis tentu motor detikers bisa tambah rusak hingga menyebar ke komponen lain.

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan suara mesin motor matic jadi berisik dan tarikan gas kurang bertenaga. Dikutip dari laman Astra Motor, ada beberapa hal yang menyebabkan suara mesin pada motor matic menjadi kasar dan ngorok. Penasaran cek yang berikut ini:

1. Roller

Hal pertama yang bisa menyebabkan suara berisik pada mesin motor matic kamu adalah roller yang sudah rusak atau peyang. Kondisi ini biasanya ditimbulkan ketika roller sudah tidak berbentuk seperti semula.

Roller yang masih bagus berbentuk bulat, namun karena seiring pemakaian motor bisa jadi hancur tidak berbentuk. Akibatnya suara mesin menjadi berisik dan performa motor menurun.

2. Sabuk Van Belt

Van belt atau sering disebut V-belt bisa jadi penyebab kedua suara mesin berisik. Biasanya kondisi V-belt yang sudah mulai aus maka akan mengganggu bagian CVT motor.

Hal ini mengakibatkan tutup CVT atau crankcase sering tergesek belt. Tentu jika dibiarkan V-belt bisa rusak dan menimbulkan suara berisik, serta akselerasi motor jadi kurang nyaman.

3. Plastik Slider Menutupi Rumah Roller

Komponen plastik slider yang menutupi bagian roller juga bisa menjadi penyebab suara berisik. Faktor ini disebabkan bor yang sudah aus sehingga perlu diganti dengan yang baru.

Jika dibiarkan terlalu lama, maka bunyi mesin akan semakin kasar bahkan bisa menimbulkan getaran dan gerakan pelat tutup roller semakin tidak stabil.