Honda Supra GTR 150 Mirip Yamaha MX Diluncurkan, Ini Harganya

datariau.com
5.474 view
Honda Supra GTR 150 Mirip Yamaha MX Diluncurkan, Ini Harganya
int
Honda Supra.

BOGOR, datariau.com - Setelah lama menjadi rumor, PT Astra Honda Motor (AHM) akhirnya memperkenalkan bebek terbarunya.

Supra GTR 150, yang disiapkan buat melawan Yamaha MX King 150 di segmen premium cub.

Peluncuran Supra GTR 150 ini dilakukan di alam terbuka, memanfaatkan area Pesona Alam Resort, Cisarua, Bogor, (24/5/2016). AHM melepas Supra GTR dengan banderol Rp 21,5 juta, OTR Jakarta.

AHM ingin menunjukkan bahwa konsep sepeda motor ini tak hanya tangguh sebagai sepeda motor perkotaan, tetapi juga bisa menaklukkan segala kondisi jalan dengan nyaman.

"Itulah kenapa kami sebut motor ini dengan Grand Touring (GTR). Ini menjadi sarana pemenuhan kebutuhan masyarakat yang ingin kepraktisan sepeda motor bebek, tapi juga punya performa tangguh layaknya Sepeda Motor Sport," kata Toshiyuki Inuma, Presiden Direktur AHM.

All New Honda Supra GTR 150 didesain sebagai motor tanggun dan kokoh, namun tetap bertenaga dalam menaklukkan rintangan saat bertualang. Sensasi berkendara dengan model ini dapat selalu dirasakan secara nyaman pada perjalanan jarak jauh di kecepatan rendah atau tinggi.

Performa yang diklaim responsif didapat dari mesin generasi baru 150 cc DOHC, 6-percepatan, PGM-FI. Sementara posisi berkendara nyaman khas sepeda motor jenis cub/bebek, mampu mendukung pengendara menikmati perjalanan jauh.

Oleh AHM, sepeda motor ini dihadirkan dengan dua pilihan, yakni warna sporty dan exclusive monotone. Warna sporty hadir dengan dua pilihan warna Spartan Red dan Cruiser White dipasarkan dengan harga on the road DKI Jakarta Rp 21,3 juta.

Sementara warna exclusive monotone diberi penyematan emblem tiga dimensi berbentuk sayap Honda dan logo GTR. Varian ini hadir dengan warna Exclusive Grande Blue dan Exclusive Gun Black.

Banyak pihak yang menuding Honda Supra GTR 150 meniru gaya desain kompetitor, Yamaha MX King 150.

Mulai dari bentukan depan yang merunduk, bagian tengah, hingga pantat yang sedikit menungging. Benarkah?

Ditodong pertanyaan demikian, Presiden Direktur PT Astra Honda Motor (AHM) Toshiyuki Inuma, dalam konferensi pers peluncuran Honda GTR 150, Selasa (24/5/2016), di Cisarua, Bogor, justru mengajak para jurnalis yang datang untuk memahami soal generasi Supra.

"Kalau dikatakan mirip, tidak tepat. Saya ingin mengatakan bahwa kalau rekan-rekan memahami kami punya Supra X, dan penamaan model ini juga pakai nama Supra, menunjukkan bahwa GTR 150 berkesan lebih mewah dan posisinya lebih tinggi ketimbang Supra sebelumnya," ucap Inuma diplomatis.

Inuma mengatakan bahwa memang posisi Supra GTR 150 lebih tinggi dari Supra X, namun jika dituduh menjiplak kompetitor secara desain, dirinya menampik.

"Konsep desainnya berbeda. Tidak hanya di bagian depan, tapi secara keseluruhan berbeda sama sekali," imbuhnya.

Apalagi, jika dibandingkan soal performa, Inuma mengklaim bahwa model ini lebih bertenaga dibandingkan kompetitor.

Secara pengembangan konsep dari awal sudah berbeda. Supra GTR 150 lebih diarahkan untuk sepeda motor yang serbabisa.

AHM pun membuktikan dalam tayangan TVC yang menggambarkan bahwa sepeda motor baru ini sanggup melewati berbagai rintangan.

Jangankan jalan perkotaan dan perjalanan jarak jauh touring, dipakai untuk off road ringan pun mampu.

Lebih menariknya lagi, jika sepeda motor sedikit dimodifikasi dengan beberapa peranti untuk off-road, misalnya ban multi-terrain dan kaki-kaki yang lebih jenjang, Supra GTR 150 semakin tangguh sebagai teman petualangan ringan.

Meski pasar motor bebek tengah menurun, Honda yakin Supra GTR150 tetap digemari. Bahkan Honda yakin akan mampu melego 100.000 unit per tahunnya atau akan terjual sebanyak 8.000 unit per bulan.

"Benar bahwa pasar memang belum pulih sepenuhnya dan tahap pulih, kami juga melihat pengerucutan pasar motor bebek di Indonesia saat ini. Akan tetapi pemikiran kami All New Supra GTR150 saat ini, jika berada di pasar yang sehat dan pulih, setahun kami bisa menjual 100.000 unit," ujar Inuma.

Namun dirinya menilai, saat ini Honda belum bisa menerka akan berapa banyak memakan pangsa pasar motor bebek setelah kehadiran All New Supra GTR150.

"Terkait dengan pangsa pasar kami tidak memfokuskan pada market share, itu tergantung konsumen," katanya.

"Baik dari pengguna Supra X yang ingin naik tingkat menggunakan All New Supra GTR150, atau konsumen motor sport yang ingin merasakan motor grand touring ini, atau bisa saja dari konsumen kompetitor lainnya yang menginginkannya, sehingga bisa memengaruhi market share kami. Jadi kami belum menentukan target market sharenya," tambahnya.

Executive Vice President Director AHM, Yohannes Loman, menambahkan penjualan motor tahun ini, Honda masih akan menyumbang penjualan hingga 4,5 juta motor di 2016.

"Dengan aktivitas kebijakan pemerintah, investasi di infrastruktur perekonomian kita akan mengalami pertumbuhan. Penjualan masih akan mencapai 6,2-6,5 juta unit sepeda motor sama seperti tahun lalu, dan Honda akan mengambil market share sekitar 4,3-4,5 juta unit sepeda motor," pungkasnya.

Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)