Selamatkan Al-Aqsa, Masjid Umat Islam

Oleh: Casima
datariau.com
1.154 view
Selamatkan Al-Aqsa, Masjid Umat Islam

DATARIAU.COM - Sejak awal, yang diperjuangkan oleh rakyat Gazzah adalah untuk menyelamatkan Masjid Al Aqsha. Maka mereka memanggil kita, namun panggilan itu belum benar-benar kita sambut. Seperti yang kita ketahui, bahwa penggalian yang terus berlangsung di bawah Masjid Al Aqsha oleh Israel semakin menimbulkan kekhawatiran bagi rakyat Palestina, dan juga umat Islam di seluruh Dunia. Terowongan yang kian meluas itu mengancam robohnya Masjid Al Aqsha, yang menjadi saksi sejarah peristiwa Isra Mi'raj Rasulullah Muhammad Shalallahu alaihi wa sallam dan warisan umat Islam yang telah ada berabad-abad.

Terowongan-terowongan ini menghubungkan Kota Daud dan melewati lorong-lorong yang dibangun dari dinding batu. Sebagian besar terowongan awalnya merupakan jalur air bersejarah yang dikeringkan dan diubah menjadi terowongan, museum, dan sinagoge.

Penggalian oleh Israel di bawah Masjid Al-Aqsa tidak berhenti sejak 1968, dan salah satu titik pentingnya adalah gelombang populer yang terjadi pada 1996 setelah pembukaan pintu keluar dari terowongan Barat, di mana sebelum tahun tersebut, pengunjung terowongan hanya masuk dan keluar dari pintu yang sama.

Dalam khotbah Jumat di Al-Aqsa, Syekh Sabri memperingatkan penggalian yang sedang berlangsung merupakan "kampanye sistematis" untuk menghapus identitas Islam Al-Aqsa dan membuka jalan bagi pembangunan Kuil di atas reruntuhannya.

"Otoritas pendudukan menggali tanpa henti di bawah fondasi masjid, menyebabkan retakan yang terlihat jelas di dinding dan halamannya. Ini bukan acak, ini adalah bagian dari aksi terencana untuk me-Yahudi-kan situs tersebut, merusak strukturnya dan menghapus karakter Islam, sementara komunitas Internasional tetap diam tanpa malu-malu," kata Syekh Sabri.

Israel adalah negara Kafir Harbi fi’l[an]. Mereka secara nyata telah memerangi kaum Muslim. Kebiadaban dan kebencian Israel terhadap kaum Muslim sudah begitu terbuka. Sejak negara Israel didirikan pada tahun 1948. Oleh karena itu, Islam telah mengharamkan hubungan diplomatik apapun dengan Israel. Yang wajib dilakukan adalah memerangi dan mengusir mereka.

Allah memerintahkan "Perangilah oleh kalian di jalan Allah orang-orang yang memerangi kalian, (tetapi) janganlah kalian melampaui batas”(QS. al-baqarah [2]: 190).

Selain itu, Umat Islam, terutama para pemimpin negeri muslim, wajib memberikan pertolongan kepada saudara seiman. Inilah sikap yang harus ditunjukkan untuk memenuhi perintah Allah Subahanahu wa Ta'ala,

"Jika mereka meminta pertolongan kepada kalian dalam (urusan pembelaan) Agama, maka kalian wajib memberikan pertolongan.” (QS Al-Anfal [8]: 72).

Salah satu keutamaan Masjidil Aqsha, bahwa Allah menjadikannya tujuan tempat perjalanan malam Nabi dari Masjidil Haram. Dari sanalah beliau mengimani para Nabi dalam Sholat, sebuah peristiwa agung yang menunjukkan kemuliaan Rasulullah dan kedudukan Masjidil Aqsha dalam Islam, sekaligus menjadi simbol persatuan umat Islam dengan para Nabi sebelumnya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)