Mengkaji Ancaman Kekerasan dan Pembunuhan di Indonesia

datariau.com
2.850 view
Mengkaji Ancaman Kekerasan dan Pembunuhan di Indonesia
Ilustrasi (Foto: Internet)

Pelajaran Penting

Angka kekerasan di Indonesia menunjukkan kecenderungan yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Masyarakat semakin berani melakukan tindak kejahatan bahkan di depan khalayak ramai. Seseorang melakukan tindak kejahatan disebabkan beberapa hal seperti alasan personal, kondisi sosial maupun pengaruh lingkungan. Membunuh seseorang merupakan pelaku tidak terpuji yang harus dihindari. Penderitaan yang dialami para korban menyiratkan bahwa kekerasan yang disertai dengan pembunuhan merupakan kejahatan yang serius dan bukti pelanggaran HAM dan hak hidup seseorang.

Penciptaan pemerintah yang baik merupakan salah satu upaya untuk mencegah tindak kekersaan. Masyarakat berhak memperoleh rasa aman, nyaman dan mendapat bantuan untuk perlindungan hukum dari berbagai tindak kekerasan. Diharapkan masyarakat memperoleh perlindugan sosial serta pemerintah dapat memberikan solusi terbaik sehingga kasus serupa dapat dicegah dimasa yang akan datang.

Untuk berjaga dari maraknya kasus kekerasan dan pembunuhan di Indonesia, maka kita harus berhati-hati dalam bertutur kata secara lisan maupun tulisan seperti pada media eleltronik. Karena setiap kata yang diucapkan merupakan cerminan diri. Sebagai orang tua, sebaiknya jauhkan anak dari bahaya dilingkungan sekitarnya seperti, melarang anak untuk tidak sembarangan berinteraksi dengan orang asing.

Pentingnya untuk selalu berhati-hati dalam berinteraksi melalui media sosial dan jangan mudah percaya terhadap perkataan orang lain. Karena kita tidak tahu adanya niat buruk dari seseorang yang dapat merugikan diri kita sendiri. Harapan penulis dan kita semua, semoga dengan banyaknya kasus kekerasan dan pembunuhan di Negara ini tidak adalagi korban jiwa dan secepatnya dapat ditangani oleh pemerintah.

Penulis: Clara Veronica (Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)