Generasi Hancur Akibat Pornografi Merajalela

Oleh: Yuliana SSos
datariau.com
854 view
Generasi Hancur Akibat Pornografi Merajalela
Ilustrasi. (Foto: Internet)

DATARIAU.COM - Generasi hancur akibat pornografi merajalela. Kenyataan ini benar terjadi di depan mata kita, mereka tak lagi canggung mengikuti apa yang mereka lihat di konten-konten yang setiap hari disuguhkan oleh sosial media.

Bukan hanya kasus pelecehan seksual yang marak terjadi di lingkungan remaja, tapi aktifitas seksual atas dasar suka sama suka juga kerap terjadi saat ini.

Padahal Islam sangat mengatur penggunaan media sosial sesuai syariat, hanya konten-konten bermanfaat saja yang boleh diunggah.

Sebagai keluarga muslim, kita juga wajib menanamkan akidah pada anak sejak usia dini. Paham sekularisme telah mendominasi pikiran masyarakat termasuk remaja dan dewasa. Melalui pemahaman akidah, remaja akan sadar bahwa segala bentuk aturan Allah itu bertujuan untuk membentengi mereka dari paparan pornografi.

Sebagai orang tua, kita tidak boleh lengah dan abai terhadap segala bentuk yang berbau pornografi dan pornoaksi di lingkungan remaja.

Anak dan remaja masa sekarang merupakan generasi digital native, yang lahir dan tumbuh pada era digital. Saat ini ada ratusan juta anak Indonesia merupakan pengguna internet.

Anak-anak dan remaja yang terpapar pornografi maupun korban konten pornografi diibaratkan seperti fenomena puncak gunung es, artinya korban anak dan remaja sebenarnya diduga jauh lebih banyak.

Pemerintah diharapkan tegas dan serius hadir untuk menyelesaikan akar persoalan munculnya paparan negatif di ruang digital.

Indonesia saat ini hanya dijadikan sekedar pasar produk digital dan gempuran negara-negara maju, baik dari sisi nilai dan gaya hidup, serta dijadikan korban kejahatan dan pornografi.

Negara harus berorientasi pada maslahat publik, bukan Mengedepankan keuntungan pihak-pihak tertentu, baik swasta maupun asing. ***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)