Agar Kasus Keracunan MBG Tidak Terus Terulang, Begini Solusinya

Oleh: Alfiah, SSi
datariau.com
1.615 view
Agar Kasus Keracunan MBG Tidak Terus Terulang, Begini Solusinya
Ilustrasi. (Foto: Internet)

Sesungguhnya Islam menetapkan negara wajib sebagai raain (penggembala). Negara wajib bertanggung jawab mewujudkan kesejahteraan rakyat, di antaranya dengan memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sebagai tanggung jawab negara, dengan berbagai mekanisme yang sesuai syariat, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dengan jaminan kesejahteraan disertai edukasi tentang gizi, maka kasus stunting akan dapat dicegah demikian juga masalah gizi lainnya.

Adapun mekanisme praktis untuk menjamin kesejahteraan rakyat yaitu dengan mengkombinasikan antara pendekatan individual dan komunal. Islam mewajibkan para ayah bekerja mencari nafkah. Sementara peran negara adalah menciptakan kondisi yang kondusif dengan membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya. Hal ini tentunya otomatis akan sejalan dengan penerapan sistem ekonomi yang bertumpu pada sektor riil. Sumberdaya alam seperti laut, sungai, danau, tambang dan hutan dikelola untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Sehingga tidak akan ada masyarakat miskin di tanah yang kaya sumber daya seperti di Indonesia saat ini.

Sudah saatnya kita kembali pada aturan Sang Pencipta alam agar keberkahan turun dari langit dan bumi. Tinggalkan aturan-aturan atau kebijakan yang katanya atas nama rakyat, berpihak pada rakyat, namun nyatanya demi keuntungan pejabat dan korporat. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam QS Al A'raf ayat 96 yang artinya, "Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, niscaya Kami akan membukakan untuk mereka berbagai keberkahan dari langit dan bumi." Wallahu a'lam bishawab.***

Tag:MBG
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)