80 Tahun Kemerdekaan: RI Masih Diliputi Ironi

Oleh: Rut Sri Wahyuningsih
datariau.com
1.221 view
80 Tahun Kemerdekaan: RI Masih Diliputi Ironi

Sistem Islam


Penerapan sistem Islam sebagai solusi hakiki atas kondisi ini. Sistem Islam mampu menyejahterakan rakyat dengan mengelola kepemilikan umum (tambang, energi dan lainnya), kepemilikan negara (jizyah, fa’i, kharaj dan lainnya) dan zakat, kemudian mengalokasikan hasilnya untuk kesejahteraan rakyat.

Di sisi lain, negara menjamin kesejahteraan rakyat dengan memenuhi kebutuhan pokok rakyat (sandang, pangan, papan, pendidikan, kesehatan, keamanan) tanpa birokrasi berbelit, berkualitas dan terjangkau rakyat bahkan gratis. Setiap orang tidak lagi dipusingkan dengan pendapatan yang kurang bagi keluarganya, sebab mereka hanya butuh bekerja, tanpa harus memikirkan biaya lain-lain sebagaimana hari ini.

Lantas, darimana negara bisa menjamin terwujudnya kesejahteraan itu? Negara akan melakukan industrialisasi sumber daya alam yang menjadi kepemilikan umum, sehingga membuka lapangan pekerjaan. Negara juga memberikan tanah yang ditelantarkan selama 3 tahun berturut-turut bagi yang mau menghidupkan. Bagi fakir miskin, negara memberikan santunan dari Baitulmal yaitu pos zakat.

Sistem Islam juga menjaga pemikiran umat Islam agar tetap selaras dengan aturan syariat, dan hidup dalam ketaatan kepada Allah. Inilah yang seharusnya kita perjuangkan, kemerdekaan hakiki jelas butuh aktivitas perubahan hakiki. Jika rakyat menjelang peringatan HUT RI mengibarkan bendera One Piece disamping Sang Saka Merah Putih, sejatinya menunjukkan saat ini sudah ada geliat perubahan.

Hanya saja, geliat itu perlu dibarengi dengan upaya pencerdasan umat dan penggiringan opini besar perubahan, agar akar permasalahan tersentuh, kesadaran umat terbentuk, yaitu bahwa keberadaan Sistem Kapitalisme biang persoalan, syariat Islam solusi.

Disinilah perlunya ada kepemimpinan jamaah dakwah idiologis yang mampu mengantar umat menuju perubahan hakiki. Untuk itu, perlu perubahan hakiki dari sistem kufur menuju Islam. Dimana jamaah dakwah ini semata hanya berdiri di atas dalil Al-Qur’an dan Sunnah, aktifitasnya adalah apa yang diperintahkan Allah dalam firmanNya yang artinya,

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” (TQS Ali-Imran:104). Wallahualam bissawab.***

Tag:HUT RI
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)