NATUNA,DATARIAU.COM-Ketidak Hadiran Tengku Fauzan Selaku Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Natuna Kamis 19-7-2018 Dikarenakan Sedang sibuk mengurus sejumlah kegiatan di luar daerah Untuk membangun Natuna,Ternyata disalah Gunakan Sejumlah Pegawainya.Haji Mumpung Ketidak Hadiran sang Kadis Dimanfaatkan Sejumlah Pegawainya Berleha-leha Tidak masuk Kantor.
Temuan ini, diketahui ketika Satpol PP yg mau menggelar sosialisasi Perbup tentang disiplin Kerja. Sayangnya, apa yang diharapkan jauh panggang dari api .90 persen pegawai Distanak tidak berada ditempat, kamis 19 juli 2018 pukul 08.00 s. d 08.30 WIB.

Dalam laporannya, satpol PP telah melakukan Peninjauan terhadap Dinas Pertanian yang akan melaksanakan Sosialisi PERBUP No 8 Th. 2010 tentang Hari dan Jam Kerja Satuan Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah daerah pada apel pagi, oleh Satpol PP Kab. Natuna bertempat di Kantor Dinas Pertanian Natuna jl. D.K.W. Moh. Benteng komplek Masjid Agung Ranai - Natuna.
Hadir Dalam Kegiatan
1.Kabid Penegak Perda Satpol PP, Wendriady S. Sos
2.Kasi Penegakan dan Penindakan Satpol PP, Edi Yohanes
3.Kasi Pengembangan SDA & Pembinaan Satpol PP, Kurniyawan SE, Sy
4.Kasi Operasi & Pengendalian Satpol PP, Wan Hari Sanjaya Pratama S. STP
5.Anggota PTI Satpol PP
Namun kenyataannya, Pada pukul 08.00WIB Tim Sosialisasi tiba di Dinas Pertanian Kab. Natuna dan berencana memberikan Sosialisasi PERBUP No. 8 Th 2010 tentang Jam dan Hari kerja di Lingkungan SKPD Kab. Natuna.
Pukul 08.05WIB.Tim Sosialisasi PERBUB , dipimpin Oleh Kabid Penegak Perda Satpol PP hanya mendapati Sekretaris Dinas Pertanian dan beberapa orang Pegawai.
Selanjutnya Tim Sosialisasi PERBUP dari Satpol PP melakukan Pengecekan tiap2 ruangan dan mendata Jumlah Pegawai serta kehadirannya.
Hasil Pendataan didapatkan:
Absensi Dinas Pertanian Kab. Natuna ,Jumlah PNS : 55 orang, PTT : 31 orang,Total 86 orang
Tak hadir, 75 orang yang hadir 11 Orang
Keterangan Kurang:
(a). 1 orang Sakit
(b). 1 orang Cuti
(c). 8 orang Dinas Dalam
(d). 1 orang Dinas Luar
(e). 1 orang Izin
(f). 63 orang Tanpa Keterangan.Akibatnya Sosialisasi Perbup dibatalkan .
Dinas Pertanian juga, tidak melaksanakan Apel Pagi.
Selama Pengecekan dan pendataan,Tim didampingi Sekretaris Dinas Pertanian Bpk Sofiandi.
Pegawai yang tidak hadir, tidak memiliki keterangan resmi dianggap TK.
Alhasis Sosialisasi PERBUP tidak dilaksanakan dengan pertimbangan Kehadiran Pegawai tidak Maksimal
Perlu adanya Pembinaan dan Pembenahan di Dinas Pertanian oleh Sekda Natuna.
Jangan Sampai Penyakit seperti ini juga merambah Ke Dinas Lainnya.