Bupati Natuna Berharap,Pemerintah Pusat Secepatnya Membangun Rutan Detensi ilegal Fishing

943 view
Bupati Natuna Berharap,Pemerintah Pusat Secepatnya Membangun Rutan Detensi ilegal Fishing
Arizki Fil Bahri

NATUNA,DATARIAU.COM-Ancaman Pencurian Ikan  Didaerah Pulau Natuna,Membuat Pemerintah Pusat Khusunya Memperketat Wilayah Perairan Di ujung Utara Pulau Natuna.Beberapa Aramada Kapal Perang hingga Kapal Milik KKP pun dikerahkan Menjaga kedaulatan NKRI dari ancaman Pencurian Ikan.

Sayangnya Penjagaan yg maksimal Tersebut pun tidak dibarengin dengan fasilitas Rumah Detensi atau Pun Rumah Ilegal Fishing Ungkap Bupati Natuna Drs.H.Abdul hamid Rizal lewat Pesan Wats Upnya Hari ini 20 Juni 2018

"Saya melihat Kinerja  Dari Danlanal Ranai,Maupun Kajari Natuna Serta Polres Natuna dan Beberapa FKPD di Natuna Sudah Berupanya  maksimal sehingga banyaknya Pencuri-pencuri ikan dari Negara Asing Bisa tertangkap diperairan Natuna Tegas Hamid

Tetapi Disayangkannya Kejadian Kaburnya Ilegal Fishing yg telah Menimpa Natuna beberapa tahun ini  sudah 2 kali kejadian,dengan menggunakan trnasportasi Nelayan Masyrakat.

Tentunya dengan kejadian ini Sudah seharusnya pihak Kementerian sudah memikirkan untuk membangun rutan Distinasi illegal fising, jangan hanya menitipkan di kejaksaan,karena kejaksaan tidak punya rumah distinasi.seterusnya

Dengan kejadian ini Kementerian Kelautan dan Perikanan harus lebih tanggap lagi jangan lempar tangan ke daerah, karena itu bukan kewenangan daerah lagi,terutama daerah kabupaten.

Sebab itu sudah kewenangan Propinsi dan Pusat berdasarkan UU No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.Kalau Pun tidak Bisa direalisasikan Rumah Detensi atau Pun Rumah Ilegal Fishing, ya tentu tolong perhatikan daerah Natuna ini,ya kalau kita semua bersatu tangan semua demi kedaulatan NKRI  misalnya sebaiknya sudah tentu jelas Natuna Kita jadikan Propinsi Khusus saja, agar Kenyamanan serta kedaulatan bangsa kita pun bisa terjaga secara maksimal Pungkas Hamid

Penulis
: Arizki Fil Bahri
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)