Terminal dan Pasar Senilai Puluhan Miliaran di Inhu Ini Mubazir Tidak Terpakai

datariau.com
3.174 view
Terminal dan Pasar Senilai Puluhan Miliaran di Inhu Ini Mubazir Tidak Terpakai
Foto: Heri
Terminal.

RENGAT, datariau.com - Dalam rangka meningkatkan kesejatraan ekonomi masyarakat, Pemerintahan Provinsi Riau tahun 1991 melalui APBD Provinsi Riau melaksanakan pembangunan Terminal Gerbang Sari Rengat dan Pasar Pematang Reba di Kabupaten Indragiri Hulu.

Tapi sayang, pembangunan yang menghabiskan anggaran puluhan miliar itu ternyata tidak terkelola dengan baik oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Inhu. Sehingga bangunan itu terkesan mubazir hanya buang-buang uang negara.

"Pada tahun 1994 di zaman Bupati Inhu dijabat oleh Thamsir Rachman, terminal Gerbang Sari sempat difungsikan, tapi sayang hanya 6 bulan atau 1 tahun paling lama dan setelah itu Terminal tidak lagi berfungsi," terang Wawan, mantan pejabat Pemkab Inhu kepada datariau.com, Ahad (11/3/2018).

Untuk menunjang agar terminal Gerbang Sari dapat berfungsi sebagaimana layaknya terminal-terminal lainnya, Pemkab Inhu kemudian saat itu mengusulkan pembangunan Pasar Pematang Reba tempatnya di belakang Terminal Gerbang Sari, usulan dimasukkan ke Pemerintah Provinsi Riau dan dikabulkan.



Namun disayangkan Terminal maupun Pasar yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi Riau tidak dapat dikelola oleh Pemkab Inhu. "Mengelola dan merawat saja Pemkab Inhu tidak mampu, seperti itu dibilang Inhu sejahterah," sambung Wawan.

"Kita selaku masyarakat Inhu sangat menyayangkan sekali, dua periode Bupati Inhu Yopi Arianto tidak mampu mengelola Terminal Gerbang Sari, padahal banyak pejabat-pejabat yang ngaku pintar, tapi mana buktinya, hingga kini Terminal Gerbang Sari tidak berfungsi," tegasnya.

Terkait hal ini, pihak Pemkab Inhu belum bisa dikonfirmasi untuk mempertanyakan penyebab pemerintah tidak memanfaatkan terminal dan pasar itu. Tim masih terus melakukan konfirmasi untuk pemberitaan selanjutnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Angga
Sumber
: Datariau.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)