Sebelum Warga Terjangkit Virus Berbahaya, Pemkab Inhu Diminta Pindahkan Ternak Babi

datariau.com
1.260 view
Sebelum Warga Terjangkit Virus Berbahaya, Pemkab Inhu Diminta Pindahkan Ternak Babi
Heri
Babi ternak diambil sampel darah dan diketahui terjangkit virus berbahaya.

RENGAT, datariau.com - Beberapa ekor babi di kandang peternakan di Kelurahan Tanah Merah Inhu dinyatakan positif terjangkit virus berbahaya. Sebelum manusia menjadi korban, diminta agar kandang babi segera dipindahkan.

"Sebelum satu persatu masyarakat di sini terjangkit virus berbahaya, kami minta agar segera dipindahkan kandang babi itu dari pemukiman warga," kata Jumadi, warga sekitar yang juga aktivis LSM di Inhu kepada datariau.com, Kamis (8/9/2016).

Sesuai UU, Peraturan maupun Perda, kata Jumadi, setiap badan usaha yang menghasilkan limbah harus ada izin lingkungan dari BLH setempat. Namun ternak babi di Tanah Merah tidak memiliki izin lingkungan dari BLH dan dinilai sangat berbahaya buat kesehatan pemilik ternak dan juga warga lainnya.

"Kita minta Dinas Perternakan dan Perikanan, BLH  dan Dinas Kesehatan Inhu segera turun ke lokasi guna mengantisipai penyakit dari virus babi, selain itu juga mengantisipasi terjadinya konflik antar warga gara-gara bau limbah dari  kotoran  babi tersebut sangat menyengat dan mengganggu," ujarnya.

Sekalipun, kata Jumadi, BLH sebelumnya mengaku tidak bernah mengeluarkan izin untuk ternak babi tersebut, namun selaku dinas yang membidangi limbah harus perduli demi keselamatan dan kesehatan orang banyak.

"Tidak memberikan izin lingkungan ternak babi bukan berarti lepas dari tanggujawab, seluruh yang berkaitan dengan limbah itu tugas dan kewenagan BLH. Bukan karena tidak ada keluarkan izin lingkungan, terus lepas tanggujawab. Dikaji buruknya saja lah, bagaimana kalau ada warga yang sakit akibat virus dan limbah babi dan bagaimana kalau sempet terjadi konflik dan parang-parangan lalu jatuh korban hanya karena limbah babi. Sebelum semua itu terjadi, kalau masih ada waktu apa salahnya dicarikan jalan dan solisi, pertenak aman warga pun aman," pungkas Jumadi.

Penulis
: Heri
Editor
: Zardi
Tag:babi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)