Pemerintah Belum Mampu Bangun Jembatan, Nasib Warga Desa Peladangan Inhu Memprihatinkan

datariau.com
2.487 view
Pemerintah Belum Mampu Bangun Jembatan, Nasib Warga Desa Peladangan Inhu Memprihatinkan
Heri
Warga bergantian menarik rakit untuk akses menyeberang warga karena jembatan tidak bisa dipaka, sudah rusak.

RENGAT, datariau.com - Hingga kini Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) belum mampu membangun jembatan Desa Peladangan Kecamatan Batang Peranap yang sudah tidak lagi layak untuk dilewati.

Pengakuan Kepala Desa Peladangan, Joko, bahwa sejak dibangun tahun 2004 oleh pemerintahan desa melalui dana Kompesasi BBM sebesar Rp250 juta, hingga jembatan tidak layak lagi dilalui belum pernah uang atau anggaran dari Pemda Inhu untuk pembangunan, jangankan untuk pembangunan, untuk perbaiki saja anggaran dari Pemda tidak pernah.

"Di tahun 2013 pernah kita usulkan perbaikan jembatan menggunakan ADD, tapi tidak diperbolehkan oleh dinas, karena jembatan itu adalah tanggujawab Pemda," terang Kades Peladangan Joko kepada datariau.com, Kamis (4/1/2018).

Usulan setiap Musrenbang Desa maupun Musrenbang Kecamatan, kata kades, pembangunan jembatan Peladangan ada usulan prioritas, tapi tidak pernah terakomodir hingga tahun 2017 kemarin.

"Untuk perbaikan selama kurang lebih 6 tahun ini dengan dana swadaya masyarakat yang dipotong melalui KUD Peladangan. Harapan kami di tahun 2018 ini Pemkab Inhu atau pak Bupati dapat menganggarkan pembangunan jemabatan Desa Peladangan," harapnya lagi.

"Sebetulnya kalau pemerintah ada niat membangun jembatan desa Peladangan tidaklah begitu sulit, karena dana untuk pembangunan jembatan tidaklah begitu besar, karena waktu kita membangun pada tahun 2004 hanya habis dana Rp250 juta sudah cukup," lanjutnya.

Hingga berita ini dimuat Bupati Inhu, Sekda maupun Bapeda Inhu belum dapat dimintai keterangan, saat dicoba hubungi selulernya masing-masing tidak ada yang aktif.

Penulis
: Heri
Editor
: Angga
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)