Miris, Anggaran Jembatan Tidak Ada, Warga Inhu Menyeberang dengan Rakit Penuh Bahaya

datariau.com
2.514 view
Miris, Anggaran Jembatan Tidak Ada, Warga Inhu Menyeberang dengan Rakit Penuh Bahaya
Heri
Warga menarik rakit yang menjadi akses menyeberang bagi warga.

RENGAT, datariau.com - Jembatan Desa Peladangan Kecamatan Batang Peranap Kabupaten Inhu terancam tidak bisa terbangun di Tahun 2018. Pasalnya, APBD Inhu Tahun 2018 sebesar Rp1,3 triliun hanya Rp400 miliar untuk infrastruktur pembangunan fisik.

Demi untuk kelancaran akses pendidikan dan ekonomi masyarakat Desa Peladangan membuat rakit dari papan dan drum untuk penyebrangan sungai. Tentu kegiatan ini sangat membahayakan, terlebih yang menaiki rakit itu juga merupakan anak-anak berangkat sekolah.

Kepala Desa Peladangan Joko saat dikonfirmasi datariau.com, Selasa (2/1/2018) mengatakan, bahwa masyarakat bergantian untuk menarik rakit, satu hari 14 orang bertugas menjaga di penyebrangan, jika sore dibantu oleh anak-anak muda.

"Dua hari kemarin tidak bisa masyarakat menyeberang karena arus cukup deras. Kalau untuk anak sekolah diutamakan dan kita juga sudah sampaikan kepada pihak sekolah untuk dapat memberikan toleransi terhadap anak-anak sekolah yang telambat datang yang berasal dari Desa Peladangan," katanya.

Sementara jembatan, lanjut Kades, saat ini sedang dalam perbaikan dengan dana swadaya masyarakat iuran per KK. "Masyarakat menyebrang menggunakan rakit kurang lebih sudah satu minggu ini," terangnya.

"Harapan kami pemerintah dapatlah segera melakukan pembangunan jembatan," pungkasnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)