Heboh, Ternyata Pemilik Rumah Tidak Tahu Ada Proyek Tangki Septik yang Dikerjakan KSM Berdikari Bersama

datariau.com
2.465 view
Heboh, Ternyata Pemilik Rumah Tidak Tahu Ada Proyek Tangki Septik yang Dikerjakan KSM Berdikari Bersama
Hermansyah
Segel yang dibuat pemilik tanah.

PERAWANG, datariau.com - Pekerjaan proyek pembangunan tangki septik komunal media bakteri 20 KK (Safety Tank) oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Berdikari Bersama, Kelurahan Perawang Kecematan Tualang mengalami kejanggalan.

Hal ini terkuak saat tim datariau.com pada Ahad (3/9/2017) sekira pukul 13.30 WIB melakukan tinjauan ke lapangan, dimana salah seorang warga mengaku tidak mengetahui bahwa akan ada pembangunan tangki septik yang berada tepat di bagian belakang rumah yang ia tempati saat ini.

"Ini mau diapain bang," tanya warga kepada salah satu pekerja itu.

"Ini mau dibangun," kata warga itu menirukan pekerja tersebut.

"Anjuran siapa bang," tanya warga itu kembali.

"Pemerintah bu," jawab pekerja itu kepada warga tersebut.

"Oh, gitu ya pak," sahut warga tersebut menjelaskan apa yang terjadi di lapangan.

Selanjutnya, datariau.com mencoba menggali informasi terkait keterangan salah satu warga tadi, kepada Ketua RT setempat, yakni RT 08 Kelurahan Perawang. Dan kebetulan beliau tidak berada di kediamanya saat itu.

Kemudian, sekira pukul 14.30 WIB datariau.com mencoba mengkonfirmasi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Tata Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Tarukim-Perkim) Kabupaten Siak, Hendra, mengatakan bahwa ia sekedar menerima berita acara kegiatan itu sebagaimana telah dimusyawarahkan bersama masyarakat.

"Itu yang membangun masyarakat, yang mengerjakan masyarakat, dan yang minta itu juga masyarakat. Nak siapo yang mengerjakan, itu sudah hasil kesepakatan hasil rapat. Jadi, yang minta pembangunan itu masyarakat," kata PPTK Kabupaten Siak, Hendra.

Bahkan, PPTK Kabupaten Siak Hendra juga mengatakan itu atas persetujuan dari masyarakat. Dan yang menjadi pertanyaan disini, siapa masyarakat yang menyetujui perihal pembangunan Tangki Septik (Safety Tank) itu.

Saat ditinjau ke lokasi pembangunan tangki septik tersebut pun kenyataanya masyarakat banyak yang tidak mengetahui hal tersebut. "Masyarakatnya yang mana, coba masyarakat tanyakan itu kepada pihak kelurahan yang sudah membentuk itu. Kalau saya tidak tau masalah itu," ujarnya.

Diketahui bahwa pengerjaan tersebut menggunakan APBD dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2017 sebesar Rp 345.325.000.

Dengan Nomor Kontrak: 621/KTR/DPU-TARUKIM-PERKIM/APBD-DAK SWAKELOLA/04/2017, yang dimulai sejak tanggal 7 Juni 2017. Diduga kegiatan ini pun tidak banyak diketahui oleh masyarakat.

Diduga pembentukan KSM Berdikari Bersama ini diketahui hanya melalui beberapa pihak. Dibentuknya KSM Berdikari Bersama inipun diduga hanya orang-orang tertentu di sekitaran RW maupun RT di sekitar itu tanpa adanya perundingan terlebih dahulu kepada masyarakat sekitar (Kelurahan Perawang) lainnya.

Adapun struktur organisasi KSM Berdikari Bersama ini diketahui hanya diisi oleh sebagian orang yakni Ketua KSM Berdikari Bersama, Zul Pahmi (Ketua DPC PAN Tualang), Sekertaris Arpan (RT 08). Diduga pengerjaan pembangunan tersebut semata-mata hanya mengatasnamakan masyarakat. Saat hal ini dikonfirmasi kepada Ketua KSM Bedikari belum bisa dilakukan karena yang bersangkutan belum bisa ditemui maupun dihubungi, tim masih terus melakukan upaya konfirmasi.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Agusri
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)