Warga Jalan Selamat Usir Petugas Pasang Kabel, Komisi I: Pemko Pekanbaru Jangan Tunggu Masyarakat Anarkis

datariau.com
1.492 view
Warga Jalan Selamat Usir Petugas Pasang Kabel, Komisi I: Pemko Pekanbaru Jangan Tunggu Masyarakat Anarkis
Foto: Endi
Petugas pasang kabel diusir Warga RT 03 RW 09 Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, tepatnya yang berada di Jalan Selamat, Sabtu sore (30/9/2023).

PEKANBARU, datariau.com - Wakil Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru Krismat Hutagalung mengaku geram dengan maraknya tiang-tiang dan kabel telekomunikasi yang semakin bertambah di beberapa sudut wilayah Kota Pekanbaru. Hal ini menyusul adanya aksi penolakan dari warga yang berlokasi di Jalan Selamat mengusir petugas provider yang hendak menanam tiang telekomunikasi di daerahnya.

"Saya sudah capek ngomong kepada semua dinas terkait. Mau itu Dinas PUPR, Diskominfo, DPMPTSP itu sudah selalu kami bilang dan sampaikan bahwa tolong dimonitor. Lihat kota ini sudah semrawut dengan kabel dan tiang tertanam di mana-mana. Kita (Komisi I) sudah serukan agar ditertibkan, tetapi tidak ada juga yang bertindak," kata Krismat, Sabtu (30/9/2023).

Krismat mendesak Pemko Pekanbaru agar dapat sesegera mungkin mengambil tindakan tegas agar tiang-tiang tumbuh dan kabel-kabel semrawut tak berizin tidak semakin bertambah.

"Jangan sampai warga ini menjadi anarkis, lagi manjat orang (pekerja) itu lalu dijatuhi dari atas karena dituduh pencuri, bisa saja kan? Tiba-tiba dia manjat masang kabe kita pun kaget, ngapain orang itu diatas," ujarnya.

Ia secara pribadi mendukung adanya aksi penolakan pemasangan tiang dan kabel dari warga setempat. Penolakan ini sebagai bentuk keresahan dari masyarakat.

"Saya yakin, masyarakat pasti kebanyakan menolak pemasangan tiang dan kabel itu karena tidak ada izinnya. Tiba-tiba main izin tanam tidak ada bilang apa-apa. Nah, lucunya ketika ditanya izin dilapangan, mereka pun tidak ada rekomendasi teknis dari Dinas PUPR. Bukan hanya izin dari RT RW setempat," terangnya.

"Rekomendasi teknis itu datang darimana? Ada tahapannya, masuk dulu ke DPMTPSP baru diserahkan ke Dinas PUPR maka keluarlah rekomendasi teknisnya. Jadi tak cuma izin dari RT RW," sambungnya.

Politisi Hanura ini juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli dan jelih terhadap maraknya tiang dan kabel-kabel yang terpasang. Hal ini demi menjaga estetika dan keindahan kota.

"Perhatikan dengan seksama lingkungan atau kamtibmas kita. Jangan nanti ketika ini sudah terpasang baru kita komplain, maka itu harus aware, jangan cuek. Lihatlah sendiri bagaimana, kabel-kabel ini semrawut dan tiang tertanam dimana-mana membuat jelek daerah kita," pinta Krismat.

Sebelumnya, Warga RT 03 RW 09 Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, tepatnya yang berada di Jalan Selamat mengusir petugas provider yang hendak menanam tiang telekomunikasi didaerahnya, Sabtu sore (30/9/2023).

Penulis
: Endi Dwi Setyo
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)