PEKANBARU, datariau.com - DPRD Kota Pekanbaru menggelar rapat paripurna istimewa untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-240 Kota Pekanbaru di Ruang Paripurna Balai Payung Sekaki, Ahad (23/6/2024).
Paripurna Istimewa HUT ke-240 Kota Pekanbaru dengan tema ‘Keberagaman Membangun Negeri’ ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Ginda Burnama ST MT didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri SE MM dan Ir Nofrizal MM.
Hadir dalam rapat paripurna istimewa HUT ke-240 Kota Pekanbaru Penjabat (Pj) Gubernur Riau SF Hariyanto dan Pj Walikota Pekanbaru Risnandar Mahiwa.
Turut hadir pula Anggota DPR RI Dapil Riau 1 Achmad, Anggota DPD RI Dapil Provinsi Riau, Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau H Agung Nugroho dan Anggota DPRD Provinsi Riau Dapil Kota Pekanbaru Ade Hartati Rahmat, Yuliawati dan Darnil.
Mantan Gubernur Riau Saleh Djasit, para mantan Ketua DPRD Pekanbaru serta tokoh adat melayu juga hadir dalam sidang paripurna.
Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Pekanbaru kompak mengenakan pakaian melayu berwarna biru dilengkapi kain songket dan tanjak.
Rangkaian rapat paripurna diawali dengan pemutaran video dokumenter sejarah berdirinya Kota Pekanbaru disusul pembacaan sejarah singkat awal mula nama Kota Pekanbaru, yang dahulu Pekanbaru dikenal dengan nama Senapelan oleh Pemuka Adat Melayu Kota Pekanbaru Tengku Muhammad Toha.
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Ginda Burnama ST MT menyampaikan bahwa seluruh rangkaian acara paripurna istimewa HUT ke-240 Kota Pekanbaru sukses digelar dan berlangsung khidmat.
"Ya, Alhamdulillah kita baru saja selesai melaksanakan rapat paripurna istimewa hari jadi ke-240 Kota Pekanbaru. Semua rangkaian acara berjalan lancar dan khidmat, terima kasih atas dukungan semua pihak," kata Ginda.
Politisi Gerindra ini berharap, di peringatan HUT ke-240 Kota Pekanbaru, semakin hari semakin meningkat pembangunannya. Baik dari segi infrastruktur, pelayanan, pendidikan hingga sektor lainnya.
"Apa yang sudah baik, tentu akan dipertahankan dan dievaluasi dan ditingkatkan. Kota Pekanbaru ini harus sama-sama kita majukan," harap Ginda.
Sementara itu, Pj Walikota Pekanbaru Risnandar Mahiwa menyampaikan ucapan terima kasih kepada DPRD Pekanbaru, Walikota dan anggota dewan pada masanya, unsur Forkompimda, akademisi, pihak swasta yang sudah bahu-membahu membangun Kota Pekanbaru, hingga sampai berkembang pesat saat ini.
Meski dirinya baru sebulan memimpin, namun laporan dari semua pihak, bahwa selama 12 tahun belakangan ini, perkembangan Kota Pekanbaru sangat pesat.
"Seluruh rangkaian sudah kita lalui, sampai hari ini paripurna istimewa. Secara pribadi, hampir satu bulan saya bertugas, tentunya banyak kekurangan. Kurang lebih satu bulan ini melaksanakan masyarakat masih kurang," ucap Risnandar.
Risnandar sebagai Pj Walikota Pekanbaru berkomitmen akan mengawal transisi demokrasi dalam Pilwako 2024. Salah satunya, mensukseskan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 November mendatang.
"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dan melahirkan putra putri terbaik Pekanbaru yang akan memimpin 5 tahun kedepan dengan legitimasi yang kuat," harapnya.
Risnandar mengungkapkan, bahwa dirinya hanya bisa melakukan jangka pendek dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di Kota Pekanbaru selama menjabat sebagai Pj Walikota. Tidak bisa melakukan kebijalan yang sifatnya jangka menengah maupun panjang.
"Harapan saya, mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta, karena jujur saya tidak mampu menyelesaikan persoalan jangka panjang. Kemudian saya didesak untuk menyelesaikan berbagai persoalan karena itu perlu kebijakan jangka panjang," pintanya.
Salah satu kebijakan jangka pendek yang dilakukan Pemko Pekanbaru dibawah kepemimpinan Pj Wako Risnandar yakni dengan membentuk Tim Satgas Banjir yang selama ini terpisah.
"PUPR bekerja sendiri, DLHK bekerja sendiri, BPBD sendiri, nah ini saya satukan jadi satu posko dan penganggarannya kita gunakan untuk intervensi titik-titik mana yang akan kita lakukan," terangnya.
"Setiap Jum'at, kita juga melakukan yang simpel saja tetapi ini sebenarnya ingin menggairahkan seluruh masyarakat untuk kerja bakti gotong royong. Baik di wilayah permukiman masing-masing maupun wilayah perkantoran," tambahnya.
Risnandar senantiasa akan berkoordinasi dengan Pj Gubernur Riau SF Hariyanto untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di Ibukota Provinsi Riau.
"Ya, seperti Pak Pj Gubri sampaikan tadi begitu saya tidak mampu, saya sowan ke Pak Pj Gubernur untuk meminta kebijakan pak gub selaku wakil pemerintah pusat gubernur sebagai kepala otonom untuk membantu Kota Pekanbaru. Pak Gubernur juga menjelaskan banyak persoalan yang dia bantu, salah satunya perbaikan jalan, kemudian terkait dana transfer provinsi ke kota," jelasnya. (end)